Cibinong, SuaraBotim.Com – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Wakil Bupati dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar pertemuan strategis dengan Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota Bogor, membahas pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga pada Senin (19/5/25).
Pertemuan ini digelar sebagai tindak lanjut atas sanksi administratif dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang mendesak perbaikan pengelolaan sampah di wilayah tersebut.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, Pemkab dan Pemkot Bogor telah sepakat untuk berpikir lebih besar dalam menangani masalah sampah.
“Kami ingin mengakhiri dikotomi antara sampah Kota dan Kabupaten Bogor. Saatnya membangun sistem pengelolaan sampah modern yang profesional dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” katanya kepada SuaraBotim.Com di Cibinong, Selasa (20/5/25).
Rudy juga menuturkan, Pemkot Bogor memiliki aset lahan di wilayah Kabupaten Bogor, begitu pula sebaliknya. Oleh karena itu, sinergi lintas wilayah menjadi sangat penting agar pemanfaatan aset dapat lebih optimal dan dirasakan manfaatnya oleh warga kedua daerah.
Sebagai langkah konkret, kedua pemerintah daerah sepakat untuk melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dari Kota maupun Kabupaten Bogor untuk duduk bersama membahas konsep teknis pengelolaan sampah.
“Kami telah sepakat bahwa kebutuhan lahan dan peralatan harus didukung oleh kolaborasi. Termasuk dalam hal transporter sampah, agar proses pengangkutan bisa lebih higienis dan tidak mengganggu pengguna jalan,” ungkapnya.
Sebelumnya, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan, bahwa Kota Bogor memiliki lahan seluas sekitar 37,7 hektare di Kecamatan Cibungbulang yang telah digunakan untuk pengelolaan sampah selama dua dekade. Dari total lahan tersebut, sekitar 6 hingga 8 hektare kini tidak lagi digunakan dan dapat dimanfaatkan oleh Pemkab Bogor.
“Kolaborasi dan sinergi antara Kota dan Kabupaten Bogor sangat penting untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Ini adalah sejarah penting yang tak akan terlupakan. Semoga ke depan sinergi ini semakin kuat,” tutup dia.
(Pandu)







