SUARABOTIM.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bogor resmi meluncurkan program Gerakan Langit Biru Indonesia Asri di Kelurahan Ciriung, RW 02, Kecamatan Cibinong, Jumat (10/7/2026).
Program tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional yang dilaksanakan serentak oleh seluruh DPC Partai Demokrat di kota dan kabupaten se-Indonesia.
Peluncuran program di Kabupaten Bogor diisi dengan berbagai kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat, di antaranya pengecatan Musala At Taubah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta kerja bakti atau gotong royong membersihkan lingkungan.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, Dede Chandra Sasmita mengatakan, Gerakan Langit Biru Indonesia Asri merupakan program yang diinisiasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat.
“Gerakan ini digelar selama delapan minggu, mulai 10 Juli hingga 28 Agustus 2026,” ujar Dede Chandra kepada SuaraBotim.Com.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya dilaksanakan di Kecamatan Cibinong, tetapi juga akan menyasar tujuh kecamatan yang tersebar di enam daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Bogor.
Pria yang akrab disapa Decan itu menegaskan, program ini menjadi bentuk pengabdian nyata Partai Demokrat kepada masyarakat melalui aksi sosial, pelayanan kesehatan, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Menurutnya, Gerakan Langit Biru Indonesia Asri merupakan implementasi komitmen Partai Demokrat untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui kebijakan politik, tetapi juga lewat aksi nyata yang memberikan manfaat langsung.
“Kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, meningkatkan kepedulian sosial, dan memperkuat budaya gotong royong,” kata Decan.
Decan menambahkan, menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Karena itu, Partai Demokrat menggandeng berbagai unsur masyarakat dan pemerintah agar gerakan tersebut berjalan maksimal.
“Kita tidak bisa gotong royong satu pihak saja. Harus melibatkan semua pihak, mulai dari unsur pemerintah, kecamatan, RT, RW, pemuda, masyarakat, hingga Laskar Biru yang dibentuk oleh Partai Demokrat,” pungkasnya.
(Pandu)







