Cibinong, SuaraBotim.Com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor terus melakukan penataan lalu lintas, salah satu upaya yang saat ini tengah dilakukan adalah pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di Simpang Tiga Bappenda menuju arah Pakansari.
Kepala Bidang Prasarana dan Perlengkapan Jalan Dishub Kabupaten Bogor, Hedi Heryadi menyampaikan, bahwa pemasangan APILL merupakan bagian dari program penataan lalu lintas di wilayah strategis yang kerap padat aktivitas kendaraan.
“Banyak kegiatan yang kami lakukan sebagai bagian dari penataan Bogor Raya. Salah satunya pemasangan APILL di simpang tiga Bappenda, yang merupakan titik rawan dan memiliki arus lalu lintas cukup tinggi,” katanya kepada SuaraBotim.Com, Selasa (11/6/25).
Selain APILL, kata dia, pihaknya akan melengkapi simpang tersebut dengan sejumlah fasilitas penunjang keselamatan dan ketertiban lalu lintas lainnya, termasuk rambu-rambu, marka jalan, zebra cross, hingga paku jalan reflektif.
“Kami juga akan melengkapi rambu lalu lintas, membuat marka jalan, zebra cross, dan akan ada pengadaan paku jalan yang bisa menyala saat terkena cahaya kendaraan. Ini penting untuk visibilitas malam hari,” jelasnya.
Pemasangan rambu-rambu tersebut ditargetkan selesai sebelum 14 Juni 2025, sesuai instruksi langsung dari Bupati Bogor. Beberapa pekerjaan bahkan direncanakan dilakukan pada malam hari untuk menghindari kemacetan dan gangguan lalu lintas.
“Malam ini atau malam besok akan mulai pemasangan rambu. Keinginan Pak Bupati, semuanya sudah terpasang sebelum tanggal 14,” ujarnya.
Hedi menyebutkan, bahwa di lokasi tersebut akan dipasang berbagai jenis perlengkapan lalu lintas, di antaranya sekitar 4 unit Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan (RPPJ) dan sekitar 10 rambu standar lainnya.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta mendukung kelancaran arus lalu lintas, khususnya di kawasan Pakansari dan sekitarnya yang merupakan pusat aktivitas masyarakat.
Sebelumnya, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengucapkan, bahwa dibukanya jalur tersebut untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi di simpang Cibinong City Mall (CCM).
“Pembangunan simpang tiga Tegar Beriman yang menuju ke Jalan Ediyoso, mungkin ada penumpukan di sebelum CCM arah putar balik,” ucapnya kepada SuaraBotim.Com, Rabu (14/5/25).
Rudy juga menyebut, bahwa kapasitas yang memasuki Jalan Ediyoso meningkat karena pengendara dari arah Tegar Beriman menuju Pakansari harus putar balik.
“Kenapa semakin meningkat? Karena masyarakat yg pulang kerja dari Jalan Tegar Beriman mau belok ke pakansari harus puter balik, mereka akhirnya lebih baik lewat Jalan Raya Jakarta-Bogor,” ungkapnya.
(Pandu)







