Sunday, June 7, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Ganggu Resapan Air, 15 Bangunan di Hulu Ciliwung Jadi Target Penertiban

by Asep Saepudin Sayyev
March 9, 2025
in Suara Bogor
0
Ganggu Resapan Air, 15 Bangunan di Hulu Ciliwung Jadi Target Penertiban
Share on FacebookShare on Twitter

Cisarua, SuaraBotim.Com – Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan melakukan penertiban terhadap 15 bangunan di kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung.

Langkah tersebut diambil untuk menjaga fungsi kawasan hutan sebagai resapan air guna mencegah banjir di wilayah hilir.

READ ALSO

‎BPN Kabupaten Bogor I Klaim Sudah Sampaikan Tuntutan Petani Cijeruk dan Cigombong ke Kementerian ATR/BPN ‎

‎HJB ke-544 Kabupaten Bogor Catat 45 Ribu Kunjungan Wisatawan hingga 6 Juni, Targetkan 150 Ribu Pengunjung

Direktur Pencegahan dan Penanganan Pengaduan Kehutanan Yazid Nurhuda menyatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meninjau kembali bangunan dan kegiatan di kawasan hutan yang berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem.

“Kami dari dua kementerian hari ini melakukan olah TKP untuk mengevaluasi dan melihat kembali bangunan ataupun kegiatan di hulu DAS Ciliwung. Ini penting untuk memastikan kawasan ini tetap berfungsi sebagai resapan air,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com di Cisarua, Sabtu (9/3/25).

Sebagai langkah awal, pemerintah telah memasang plang peringatan di empat lokasi, yaitu Villa Forest Hills, Villa Pinus, Villa Cemara, Villa Siporafrika. Keempatnya diduga berdiri di kawasan hutan tanpa izin yang sah.

“Kami sudah memasang plang larangan di empat lokasi, dan selanjutnya akan ada 11 titik lain yang menjadi target operasi. Identifikasi awal sudah dilakukan, dan tim intelijen telah turun ke lapangan,” jelasnya.

Yazid menegaskan, bahwa seluruh bangunan yang terindikasi melanggar aturan akan diperiksa lebih lanjut dan jika terbukti tak memiliki izin, langkah hukum akan diambil sesuai ketentuan yang berlaku.

Penertiban ini dilakukan menyusul banjir besar yang melanda wilayah Bekasi dalam dua pekan terakhir. Kementerian Kehutanan menilai bahwa keberadaan bangunan liar di hulu DAS Ciliwung dapat mengganggu daya serap air, sehingga meningkatkan risiko banjir di daerah hilir.

“Banjir itu disebabkan oleh tiga faktor, yakni curah hujan, kondisi lahan (lengius), dan tipologi kontur wilayah. Kami melihat bahwa gangguan pada daerah resapan di hulu DAS dapat memperparah kondisi banjir di hilir,” ungkapnya.

Pemerintah juga akan melakukan penertiban serupa di hulu DAS Bekasi dan DAS Cisadane, yang alirannya menuju Tangerang dan Jakarta.

Ketua Tim Kerja Penegakan Hukum dan Penyelesaian Sengketa Kementerian ATR/BPN, Muhammad Amin Cakrawijaya, menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan verifikasi lebih lanjut.

“Beberapa pemilik bangunan mengklaim memiliki hak pakai, tetapi kami perlu mengklarifikasi keabsahan dokumennya. Jika ternyata tidak sesuai dengan ketentuan, tentu akan ada tindakan lebih lanjut,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Pengawasan Pengenaan Sanksi Administrasi dan Keperdataan Kehutanan, Ardi Risman, menegaskan bahwa selama plang peringatan dipasang, bangunan yang bersangkutan akan terus diawasi.

“Tim penyidik akan memanggil penanggung jawab vila untuk klarifikasi. Jika terbukti melanggar, maka bisa dikenakan sanksi sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ucapnya.

Penertiban ini akan berlangsung dalam beberapa tahap, dengan target menyelesaikan 15 lokasi dalam waktu maksimal satu bulan.

“Kami akan melakukan pemeriksaan dokumen dalam kurun waktu sebulan. Jika ditemukan pelanggaran, langkah hukum akan diambil, termasuk pemulihan fungsi hutan sesuai ketentuan,” pungkasnya.

(pandu)

Tags: Hulu Ciliwung

Related Posts

‎BPN Kabupaten Bogor I Klaim Sudah Sampaikan Tuntutan Petani Cijeruk dan Cigombong ke Kementerian ATR/BPN ‎
Suara Bogor

‎BPN Kabupaten Bogor I Klaim Sudah Sampaikan Tuntutan Petani Cijeruk dan Cigombong ke Kementerian ATR/BPN ‎

June 7, 2026
‎HJB ke-544 Kabupaten Bogor Catat 45 Ribu Kunjungan Wisatawan hingga 6 Juni, Targetkan 150 Ribu Pengunjung
Suara Bogor

‎HJB ke-544 Kabupaten Bogor Catat 45 Ribu Kunjungan Wisatawan hingga 6 Juni, Targetkan 150 Ribu Pengunjung

June 6, 2026
Kabupaten Bogor Bakal Punya Koridor Terpadu 8 Km, Infrastruktur hingga Pertanian Modern Disatukan
Suara Bogor

Kabupaten Bogor Bakal Punya Koridor Terpadu 8 Km, Infrastruktur hingga Pertanian Modern Disatukan

June 6, 2026
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Kabupaten Bogor Apresiasi Gerakan Bersama Aksi Hijau PPLI
Suara Bogor

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Kabupaten Bogor Apresiasi Gerakan Bersama Aksi Hijau PPLI

June 5, 2026
HJB di Malasari Bawa Dampak Positif bagi Warga, Dita: Jalan Bagus, Banyak Wisatawan
Suara Bogor

HJB di Malasari Bawa Dampak Positif bagi Warga, Dita: Jalan Bagus, Banyak Wisatawan

June 3, 2026
Ade Yasin Hadiri HJB ke-544 di Malasari, Apresiasi Konsep Perayaan dan Pembangunan Kabupaten Bogor
Suara Bogor

Ade Yasin Hadiri HJB ke-544 di Malasari, Apresiasi Konsep Perayaan dan Pembangunan Kabupaten Bogor

June 3, 2026
Next Post
Manfaat Buah Kurma untuk Kesehatan: Kaya Nutrisi dan Energi

Manfaat Buah Kurma untuk Kesehatan: Kaya Nutrisi dan Energi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • ‎BPN Kabupaten Bogor I Klaim Sudah Sampaikan Tuntutan Petani Cijeruk dan Cigombong ke Kementerian ATR/BPN ‎
  • ‎HJB ke-544 Kabupaten Bogor Catat 45 Ribu Kunjungan Wisatawan hingga 6 Juni, Targetkan 150 Ribu Pengunjung
  • Kabupaten Bogor Bakal Punya Koridor Terpadu 8 Km, Infrastruktur hingga Pertanian Modern Disatukan
  • Tragis, Bocah Hanyut di Sungai Cianten Ditemukan Tewas 1 KM dari Lokasi Awal
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?