Monday, August 31, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Harga Cabai Meroket di Pasar Cibinong, Daya Beli Warga Turun 20 Persen

by Arsyit Syarifudin
September 24, 2025
in Suara Bogor
0
Harga Cabai Meroket di Pasar Cibinong, Daya Beli Warga Turun 20 Persen

Penjual Bahan Pokok di Pasar Cibinong. (Foto: Pandu Maulana/ SuaraBotim.Com)

Share on FacebookShare on Twitter

Cibinong, SuaraBotim.Com – Sejumlah harga bahan pokok di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, mengalami kenaikan signifikan dalam dua pekan terakhir. Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai, baik cabai rawit merah, cabai keriting merah, maupun cabai merah besar.

Ade (35), salah satu pedagang cabai di Pasar Cibinong, mengungkapkan bahwa harga cabai naik cukup drastis dibanding biasanya.

READ ALSO

Bupati Rudy Susmanto Angkat Bicara Usai Tiga Kantor di Kabupaten Bogor Digeledah KPK

Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum

“Cabai rawit merah tadinya Rp35 ribu per kilogram sekarang Rp48 ribu. Cabai keriting merah dari Rp40 ribu sekarang sudah Rp60 sampai Rp70 ribu. Sedangkan cabai merah besar yang tadinya Rp40 ribu kini mencapai Rp60 ribu per kilogram,” jelasnya, Rabu (24/9/25).

Menurut Ade, kenaikan harga cabai kali ini tidak seperti biasanya. Jika sebelumnya kenaikan terjadi bertahap sekitar Rp1.000–Rp2.000, kini harga langsung melonjak Rp10 ribu per kilogram.

Kenaikan harga cabai ini diduga kuat akibat banyaknya gagal panen. Kondisi cuaca yang buruk dan sawah yang terendam banjir membuat hasil panen menurun drastis.

“Banyak cabai yang busuk karena cuaca. Baru semalam saya ambil 20 kilogram, hampir satu kilogramnya sudah busuk. Otomatis rugi karena yang busuk tidak bisa dijual,” kata Ade.

Meski pasokan cabai di pasar masih ada, kualitasnya banyak menurun. Cabai yang rusak membuat pedagang harus selektif, sehingga harga jual pun naik.

Kenaikan harga cabai ini juga berimbas pada daya beli masyarakat. Jika sebelumnya pedagang bisa menjual hingga 30 kilogram cabai per hari, kini hanya sekitar 20 kilogram.

“Daya beli jelas berkurang, omzet turun sekitar 20 persen. Biasanya orang beli sekilo, sekarang paling setengah kilo,” ujarnya.

Ade berharap harga cabai bisa segera stabil agar masyarakat tidak terbebani. Namun, ia menyadari bahwa harga sayuran sangat bergantung pada kondisi panen petani.

“Kalau panen gagal, ya pasti mahal. Pemerintah juga tidak bisa banyak bantu karena cabai langsung dari petani, bukan seperti beras yang ada intervensi. Jadi, ya tergantung cuaca juga,” katanya.

Meski harga cabai naik, beberapa komoditas lain justru masih stabil. Harga bawang putih dan bawang merah masih berada di kisaran Rp35–Rp40 ribu per kilogram. Bahkan, harga timun saat ini cenderung murah, hanya Rp2.000–Rp3.000 per kilogram, dengan kualitas terbaik mencapai Rp5.000 per kilogram.

“Sebenarnya harga cabai sekarang masih lebih murah dibanding tahun lalu, waktu itu bisa sampai Rp120 ribu–Rp130 ribu per kilogram,” pungkas Ade.

(Pandu)

Tags: Gagal PanenHarga CabaiInflasiKabupaten BogorKenaikan HargaKomoditas PanganPasar Cibinong

Related Posts

Bupati Rudy Susmanto Angkat Bicara Usai Tiga Kantor di Kabupaten Bogor Digeledah KPK
Suara Bogor

Bupati Rudy Susmanto Angkat Bicara Usai Tiga Kantor di Kabupaten Bogor Digeledah KPK

August 31, 2026
Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum
Suara Bogor

Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum

August 31, 2026
Marak Tawuran Pelajar di Kabupaten Bogor, KPAD Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak
Suara Bogor

Marak Tawuran Pelajar di Kabupaten Bogor, KPAD Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak

August 31, 2026
‎Fire Fighter Challenge 2026 Digelar di Pakansari, Uji Ketangkasan Petugas Damkar Kabupaten Bogor
Suara Bogor

‎Fire Fighter Challenge 2026 Digelar di Pakansari, Uji Ketangkasan Petugas Damkar Kabupaten Bogor

August 30, 2026
‎Yusfitriadi Sebut Wacana Percepatan Pemilu 2029 sebagai Cek Ombak Politik
Suara Bogor

‎Yusfitriadi Sebut Wacana Percepatan Pemilu 2029 sebagai Cek Ombak Politik

August 29, 2026
‎Ini Alasan KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor!
Suara Bogor

‎Ini Alasan KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor!

August 29, 2026
Next Post
Terancam Ditahan, Dirut PT Ferry Sonneville Diperiksa Polres Bogor Lebih dari 24 Jam

Terancam Ditahan, Dirut PT Ferry Sonneville Diperiksa Polres Bogor Lebih dari 24 Jam

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Bunuh Pria di Pasar Cibinong Pakai Sajam, Warga Pakansari Terancam 15 Tahun Penjara
  • Bupati Rudy Susmanto Angkat Bicara Usai Tiga Kantor di Kabupaten Bogor Digeledah KPK
  • Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum
  • Marak Tawuran Pelajar di Kabupaten Bogor, KPAD Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?