Wednesday, January 21, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Kemenhub Siapkan Bus Trayek Cibinong – Puncak, Achmad Fathoni: Terobosan Baru

by Ray
January 12, 2025
in Suara Bogor
0
Kemenhub Siapkan Bus Trayek Cibinong – Puncak, Achmad Fathoni: Terobosan Baru
Share on FacebookShare on Twitter

Cibinong, SuaraBotim.com _ Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana akan menyediakan 15 hingga 20 bus untuk masyarakat dengan trayek Cibinong – Puncak mulai pada Februari 2025.

Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana menyampaikan, bahwa program tersebut ditargetkan berjalan pada Februari 2025.

READ ALSO

Dedie Rachim Tekankan Akurasi Data Penerima Makan Bergizi Gratis di Kota Bogor

Wadah Baru Petani Lokal, Pasar Petani Garuda Mulai Beroperasi dan Gratiskan Lapak

“Insyaallah paling lambat bukan Februari sudah dimulai, mohon doa restunya,” ucapnya.

Bus tersebut diperkirakan akan beroprasi di Cibinong yang memakan biaya yang terjangkau dan pendapat subsidi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

“Harapannya dengan bus ini, masyarakat tidak perlu menggunakan motor atau kendaraan pribadi untuk berwisata ke Puncak Bogor. Hal tersebut juga bisa mengurangi jumlah laka lantas serta kemacetan di Jalan Raya Puncak,” terangnya.

Program ini diharapkan mampu mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik, mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, serta menekan angka kecelakaan di jalur wisata tersebut.

Sementara, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni menyambut, baik program ini dan menyebutnya sebagai terobosan yang patut dicoba untuk mengatasi masalah lalu lintas di Puncak.

“Salah satu solusi mengurangi kemacetan adalah mengarahkan masyarakat untuk menggunakan transportasi publik, kemacetan di Puncak ini sudah sangat akut dan sejauh ini belum ada solusi berbasis angkutan umum. Jadi, program ini layak dicoba,” ucapnya kepada SuaraBotim.com. Minggu (12/1/25).

Namun, Politisi PKS tersebut menegaskan, pentingnya efektivitas dalam pelaksanaan program ini. Menurutnya, bus yang beroperasi tanpa jalur khusus hanya akan terjebak dalam kemacetan seperti kendaraan pribadi dan mengusulkan agar bus subsidi ini memiliki jalur khusus, seperti konsep busway, untuk mempercepat waktu tempuh dan meningkatkan kenyamanan penumpang.

“Kalau busnya punya jalur khusus, kemacetan bisa diurai. Tapi kalau tetap mengikuti jalur biasa, hasilnya akan sama saja. Untuk itu, perlu ada uji coba terlebih dahulu untuk memastikan efektivitasnya,” terangnya.

Fathoni menekankan, pentingnya desain bus yang menarik dan ikonis untuk menarik minat masyarakat menggunakan transportasi publik. Ia mengusulkan agar bus dirancang memberikan pengalaman unik bagi penumpang, seperti konsep bus terbuka yang sudah diterapkan di Bandung yang dinilai unik.

“Kalau busnya ikonis dan tampilannya menarik, masyarakat tidak hanya naik karena murah atau bebas macet, tapi juga karena merasa ada pengalaman tersendiri. Contohnya, bus dengan atap terbuka yang bisa menambah daya tarik,” ujarnya.

Menurut Fathoni, program ini perlu terus dievaluasi selama pelaksanaannya. Mulai dari desain bus, jumlah unit yang memadai, hingga pengaturan waktu operasional, semua harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

“Kita lihat nanti setelah uji coba, apakah permintaannya tinggi atau tidak. Kalau respons masyarakat positif, program ini bisa diperluas,” tuturnya.

Fathoni juga menekankan, bahwa transportasi publik berbasis listrik perlu dikembangkan lebih jauh, sejalan dengan visi pemerintah untuk mengurangi emisi kendaraan pribadi.

“Apalagi kita sudah punya beberapa program bus listrik. Kalau ini berhasil, bisa menjadi contoh untuk wilayah lain,” ucapnya.

Dengan operasional bus trayek Cibinong-Puncak yang direncanakan mulai Februari 2025, diharapkan masyarakat dapat lebih nyaman bepergian ke kawasan Puncak tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi. Program ini tidak hanya menjadi solusi bagi kemacetan, tetapi juga langkah penting dalam mendorong penggunaan transportasi ramah lingkungan di wilayah Bogor.

(pandu maulana)

Tags: Achmad FathoniKementerian PerhubunganTransportasi PublikTrayek Cibinong - Puncak

Related Posts

Dedie Rachim Tekankan Akurasi Data Penerima Makan Bergizi Gratis di Kota Bogor
Suara Bogor

Dedie Rachim Tekankan Akurasi Data Penerima Makan Bergizi Gratis di Kota Bogor

January 21, 2026
Wadah Baru Petani Lokal, Pasar Petani Garuda Mulai Beroperasi dan Gratiskan Lapak
Suara Bogor

Wadah Baru Petani Lokal, Pasar Petani Garuda Mulai Beroperasi dan Gratiskan Lapak

January 21, 2026
Proyek Masjid Raya Nurul Wathon Telat, Pemkab Bogor Kenakan Denda Lebih dari Rp1 Miliar
Suara Bogor

Proyek Masjid Raya Nurul Wathon Telat, Pemkab Bogor Kenakan Denda Lebih dari Rp1 Miliar

January 21, 2026
Persoalan Sampah Pemkot Tangsel, Bupati Bogor: Keputusan Tertinggi Ada di tangan Masyarakat
Suara Bogor

Persoalan Sampah Pemkot Tangsel, Bupati Bogor: Keputusan Tertinggi Ada di tangan Masyarakat

January 21, 2026
Sosok Dwi Murdiono di Mata Tetangga, Korban Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel
Suara Bogor

Sosok Dwi Murdiono di Mata Tetangga, Korban Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel

January 21, 2026
Skor Integritas Pemkab Bogor Naik ke 73,8; KPK Soroti Tambang
Suara Bogor

Skor Integritas Pemkab Bogor Naik ke 73,8; KPK Soroti Tambang

January 20, 2026
Next Post
Pungli di SMAN 2 Cileungsi Capai 1 Miliar, KCD Pendidikan Jabar Akan Tindak Tegas

Pungli di SMAN 2 Cileungsi Capai 1 Miliar, KCD Pendidikan Jabar Akan Tindak Tegas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Dedie Rachim Tekankan Akurasi Data Penerima Makan Bergizi Gratis di Kota Bogor
  • Wadah Baru Petani Lokal, Pasar Petani Garuda Mulai Beroperasi dan Gratiskan Lapak
  • Proyek Masjid Raya Nurul Wathon Telat, Pemkab Bogor Kenakan Denda Lebih dari Rp1 Miliar
  • Persoalan Sampah Pemkot Tangsel, Bupati Bogor: Keputusan Tertinggi Ada di tangan Masyarakat

Newsletter

  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?