Cileungsi, SuaraBotim.Com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor mewacanakan kegiatan syukuran berupa potong kambing menyusul bergulirnya lima proyek strategis di wilayah Kabupaten Bogor bagian timur (Botim).
Kegiatan tersebut sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas perhatian pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap percepatan pembangunan Bogor Timur.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Beben Suhendar menyampaikan, pandangannya terkait perkembangan pembangunan di Bogor Timur.
Menurut Beben, Bogor Timur saat ini masih harus “bertarung” dengan 329 calon daerah otonomi baru (DOB) di Indonesia. Namun demikian, sambil menunggu pencabutan moratorium pemekaran wilayah, Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor terus fokus melakukan percepatan pembangunan strategis.
“Sambil menunggu moratorium dicabut, Pak Bupati konsentrasi mempercepat pembangunan. Salah satunya sudah ditandatangani serah terima tanah seluas 63,8 hektare di Kecamatan Sukamakmur,” ujar Beben kepada SuaraBotim.Com, Selasa (10/2/2026).
Ia menjelaskan, pada tahun ini sejumlah proyek infrastruktur utama akan mulai direalisasikan. Di antaranya, pembangunan jalan beton hingga Desa Jatinunggal, serta pengerjaan lahan seluas 63 hektare yang akan dilakukan melalui program Bakti TNI.
Tak hanya itu, Bogor Timur juga tengah dibangun Bendung Cibeet dan Bendung Cijurei yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang dinilai akan memberikan dampak besar terhadap sektor pertanian, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat Bogor Timur.
“Bogor Timur sedang dibangun bendung Cibeet dan Cijurei. Ini pakai APBN dan dampaknya akan mengangkat Bogor Timur,” tegasnya.
Selain proyek bendungan, peningkatan konektivitas wilayah juga menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah dan provinsi akan melanjutkan pembangunan sejumlah ruas jalan strategis, seperti jalan lanjutan Sukawangi–Sukamakmur, Citeureup–Sukamakmur, hingga Jalan Puncak II.
“Tahun ini Pemda Provinsi Jawa Barat akan membangun Jalan Puncak II, dari Sentul Selatan sampai Cibadak dan berlanjut. Ini luar biasa,” kata Beben.
Atas terealisasinya lima proyek strategis tersebut, Beben secara spontan menyampaikan rasa terima kasih kepada berbagai pihak, termasuk Gubernur Jawa Barat dan Bupati Bogor.
Ia bahkan berencana menggelar syukuran potong kambing sebagai simbol rasa syukur masyarakat Bogor Timur.
“Ini hajat Bogor Timur karena ada lima proyek strategis. Saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, Gubernur Jawa Barat, dan Bupati Bogor,” ungkapnya.
Politisi Gerindra itu huga mengungkapkan, syukuran tersebut direncanakan melibatkan unsur pemerintahan dan masyarakat Bogor Timur, mulai dari 7 camat se-Bogor Timur, 7 ketua paguyuban kepala desa, ketua paguyuban pariwisata, hingga anggota DPRD.
Namun, rapat persiapan akan digelar setelah Lebaran, sementara pertemuan awal direncanakan sebelum bulan Ramadan.
“Konsepnya ini syukuran Bogor Timur, bukan kegiatan satu kecamatan. Kita ingin semua desa merasa memiliki,” jelasnya.
Ia menambahkan, hasil dari kegiatan potong kambing nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Teknis pembagian akan dibahas lebih lanjut dalam rapat bersama seluruh pihak terkait.
“Intinya kita bersyukur. Ratusan miliar masuk ke Bogor Timur, wajar kalau kita mengucapkan terima kasih dan berbagi kepada masyarakat yang tidak mampu,” pungkasnya.
(Pandu)







