Cibinong, SuaraBotim.Com – Hingga akhir Oktober 2025, kasus penyakit influenza di RS Bakti Pajajaran Cibinong, dipastikan belum ditemukan.
Kepastian tersebut disampaikan oleh Dr. Gita Puspitasari, dokter umum di RS Bakti Pajajaran Cibinong, yang juga memberikan penjelasan mengenai karakteristik penyakit influenza dan langkah pencegahannya.
“Di RS Bakti Pajajaran Cibinong belum ada temuan tentang penyakit influenza sampai saat ini. Jadi, belum ada kejadian penemuan atau angka dari penyakit tersebur,” tuturnya.
Menurut dr. Gita, influenza merupakan infeksi saluran pernapasan akut yang disebabkan oleh virus influenza dan bersifat sangat menular. Virus ini dapat menyerang berbagai organ seperti hidung, telinga, dan paru-paru.
“Virus influenza terdiri dari tiga jenis, yaitu tipe A, B, dan C. Penularannya terjadi melalui droplet atau percikan air ludah dan cairan hidung. Ketika penderita bersin tanpa menutup mulut atau tidak menggunakan masker, maka percikan tersebut dapat menularkan virus ke orang di sekitarnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, penularan juga bisa terjadi saat seseorang berbicara dengan penderita influenza, bahkan melalui kontak tidak langsung seperti menyentuh benda yang sebelumnya disentuh oleh penderita, misalnya gagang pintu.
Lebih lanjut, dr. Gita menjelaskan bahwa gejala influenza umumnya mirip dengan flu biasa namun cenderung lebih berat.
Penderita biasanya mengalami demam tinggi mendadak di atas 38,5°C, disertai nyeri otot, nyeri sendi, sakit kepala, nyeri tenggorokan, hidung tersumbat, lemas, hingga mual dan muntah.
“Penyakit ini bisa menyerang semua usia, mulai dari bayi hingga lansia. Namun kelompok rentan seperti balita, lansia, serta penderita penyakit kronis seperti asma, ginjal, diabetes, dan stroke memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi,” ujarnya.
Meski belum ditemukan kasus influenza, pihak RS Bakti Pajajaran mencatat adanya peningkatan pasien dengan gejala mirip influenza atau Influenza Like Illness (ILI) sejak September 2025.
“Banyak pasien datang dengan keluhan demam, flu, batuk, dan nyeri tenggorokan, tapi tidak mengarah pada influenza,” ungkap dr. Gita.
Apabila nantinya ditemukan kasus influenza, RS Bakti Pajajaran telah menyiapkan langkah penanganan dan koordinasi lintas sektor untuk memastikan respons cepat dan tepat.
“Kami akan melakukan surveilans dan pelaporan ke bidang terkait, termasuk Dinas Kesehatan, untuk deteksi lebih lanjut apakah benar mengarah ke virus influenza,” ucapnya.
Sebagai langkah pencegahan, dr. Gita menekankan pentingnya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta vaksinasi influenza secara berkala.
“Yang terpenting adalah vaksin influenza yang dilakukan setiap tahun sekali, mencuci tangan dengan sabun, dan menggunakan masker ketika sedang tidak sehat atau saat berinteraksi dengan orang yang sakit,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, dan menghindari aktivitas luar rumah saat merasa kurang sehat.
(Pandu)







