Tuesday, October 13, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Hukum dan Kriminal

Polisi Ungkap Kronologi Bocah Tewas Diterkam Anjing Pemburu di Jasinga

by Arsyit Syarifudin
June 9, 2026
in Hukum dan Kriminal
0
Polisi Ungkap Kronologi Bocah Tewas Diterkam Anjing Pemburu di Jasinga

Kasat PPA PPO Polres Bogor, AKP Silfi Adi Putri saat menjelaskan kronologi awal terjadinya tewasnya bocah berusia 9 tahun di Jasinga. (Foto: Pandu)

Share on FacebookShare on Twitter

SUARABOTIM.COM – Polres Bogor mengungkap kronologi tewasnya seorang bocah berinisial MAM (9) yang diduga menjadi korban serangan anjing pemburu di kawasan hutan Kampung Sipak, Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.

Kepala Satuan (Kasat) Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO) Polres Bogor, AKP Silfi Adi Putri mengatakan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah Polsek Jasinga menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan jasad seorang anak laki-laki di kawasan hutan sekitar lokasi kejadian.

READ ALSO

Dugaan Penganiayaan dan Perusakan di Pasar GBJ, Kapolsek: Motif Sampah

Dugaan Penganiayaan dan Perusakan di Pasar GBJ, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

“Pada hari Minggu, 7 Juni 2026 sekitar pukul 12.00 WIB, Polsek Jasinga menerima laporan adanya penemuan mayat anak laki-laki di kawasan hutan yang berada di Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor,” ujar AKP Silfi kepada SuaraBotim.Com, Selasa (9/6/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.

“Hasil pengecekan di TKP menunjukkan bahwa anak laki-laki tersebut meninggal dunia dan diduga akibat diserang atau dianiaya oleh anjing pemburu yang berada di lokasi,” jelasnya.

Usai menerima laporan, polisi segera mengamankan sejumlah pemburu yang berada di lokasi serta beberapa ekor anjing yang diduga terlibat dalam insiden tersebut guna kepentingan penyelidikan.

“Dari situ Polsek mengamankan beberapa orang yang sedang berburu dan juga beberapa ekor anjing yang berada di lokasi kejadian,” katanya.

Dalam proses penyelidikan yang dilakukan Polres Bogor, penyidik kemudian mengarah kepada seorang pria berinisial Y sebagai pemilik anjing yang menyerang korban. Y diketahui merupakan warga Jakarta.

Menurut AKP Silfi, dugaan tersebut diperkuat oleh keterangan sejumlah saksi, pengakuan pemilik anjing, serta barang bukti yang ditemukan oleh penyidik.

“Berdasarkan keterangan para saksi, keterangan pemilik anjing, dan barang bukti yang ditemukan, kami mengarah kepada satu orang terduga yang merupakan pemilik anjing yang menggigit korban,” ungkapnya.

Polisi juga menemukan adanya bercak darah di sekitar mulut salah satu anjing yang diduga terlibat dalam serangan tersebut.

“Pada bagian mulut anjing ditemukan bekas darah yang diduga berasal dari korban. Saat ini masih dilakukan pendalaman lebih lanjut,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dan keterangan saksi di lokasi, terdapat sekitar empat ekor anjing yang diduga menyerang korban.

“Informasi dari saksi di lapangan menyebutkan ada sekitar empat ekor anjing yang menyerang korban,” kata AKP Silfi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, setiap anjing pemburu yang digunakan dalam aktivitas berburu tersebut memiliki nomor identitas yang menunjukkan kepemilikannya. Nomor tersebut menjadi salah satu petunjuk penting dalam proses penyelidikan.

“Setiap anjing memiliki nomor identitas yang mengarah kepada pemiliknya, sehingga memudahkan proses identifikasi,” terangnya.

Terlebih, AKP Silfi juga mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi yang merupakan teman korban, saat kejadian MAM (9) sedang mencari belut untuk dijadikan umpan memancing di area persawahan.

“Korban saat itu sedang mencari belut untuk memancing dengan posisi jongkok. Kemudian di belakang korban terdapat beberapa anjing pemburu,” tuturnya.

Diduga karena terkejut melihat keberadaan anjing-anjing tersebut, korban kemudian berlari sehingga memicu insting kejar dari hewan tersebut.

“Saat korban kaget dan berlari, anjing-anjing itu kemudian mengejar korban hingga terjadi peristiwa tersebut,” jelasnya.

AKP Silfi menambahkan, anjing-anjing tersebut tidak sedang diikat ataupun dikendalikan oleh pemiliknya saat kejadian berlangsung.

“Anjing-anjing itu sedang dilepas karena digunakan untuk berburu babi hutan,” pungkasnya.

(Pandu)

Tags: AKP Silfi Adi Putrikasus anjing pemburu jasingakronologi bocah tewas diterkam anjing jasingapemilik anjing y jakarta

Related Posts

Dugaan Penganiayaan dan Perusakan di Pasar GBJ, Kapolsek: Motif Sampah
Hukum dan Kriminal

Dugaan Penganiayaan dan Perusakan di Pasar GBJ, Kapolsek: Motif Sampah

October 8, 2026
Dugaan Penganiayaan dan Perusakan di Pasar GBJ, Polisi Tetapkan Satu Tersangka
Hukum dan Kriminal

Dugaan Penganiayaan dan Perusakan di Pasar GBJ, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

October 8, 2026
Babak Baru, Lahannya Digaruk Sentul City Berujung Lapor Polisi
Hukum dan Kriminal

Babak Baru, Lahannya Digaruk Sentul City Berujung Lapor Polisi

September 29, 2026
Dugaan Jual Beli Tanah Pakai Dokumen Palsu, Oknum Kades di Sukaraja Jadi Tersangka
Hukum dan Kriminal

Dugaan Jual Beli Tanah Pakai Dokumen Palsu, Oknum Kades di Sukaraja Jadi Tersangka

September 29, 2026
Kepergok Hendak Curi Mesin Pompa Air, Seorang Pria Babak Belur di Wanaherang
Hukum dan Kriminal

Kepergok Hendak Curi Mesin Pompa Air, Seorang Pria Babak Belur di Wanaherang

September 28, 2026
‎Motor Dicuri Saat Berobat di Gunung Putri, Anak Korban Kejar Pencuri hingga Tertangkap
Hukum dan Kriminal

‎Motor Dicuri Saat Berobat di Gunung Putri, Anak Korban Kejar Pencuri hingga Tertangkap

September 27, 2026
Next Post
Pemkab Bogor dan BPS Evaluasi IKU 2026, Rudy Susmanto Tekankan Pembangunan Berbasis Data dan Tepat Sasaran

Pemkab Bogor dan BPS Evaluasi IKU 2026, Rudy Susmanto Tekankan Pembangunan Berbasis Data dan Tepat Sasaran

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Publikasi Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026
  • Pembahasan Siteplan PT Ferry Sonneville Berpotensi Mundur, Bupati Bogor : Tunggu Kepala BPN Definitif
  • Bupati Bogor Lepas 69 Atlet SOIna Kabupaten Bogor ke Pesonas II 2026 di NTT
  • Target Lunas Awal November 2026, Pemkab Bogor Siapkan Rp44 Miliar untuk Bayar 12 Proyek yang Molor
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?