SUARABOTIM.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menargetkan semakin banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki sertifikat halal sebagai upaya meningkatkan daya saing produk.
Untuk mewujudkan hal itu, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade memastikan program sertifikasi halal akan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah, lengkap dengan pendampingan, pembinaan, hingga dukungan anggaran.
Menurutnya, sertifikasi halal merupakan salah satu program prioritas yang diarahkan langsung oleh Bupati Bogor sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor UMKM.
“Pertama yang ditegaskan oleh Pak Bupati, sertifikasi halal itu menjadi salah satu prioritas untuk dilakukan pendampingan dan intervensi pemerintah daerah,” ujar Jaro Ade kepada SuaraBotim.Com, Senin (29/6/2026).
Ia menjelaskan, Pemkab Bogor akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mempercepat realisasi program tersebut.
Selain memfasilitasi proses sertifikasi halal, pemerintah juga akan memberikan pembinaan, edukasi, hingga pelatihan kepada para pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kualitas produk dan daya saing usaha.
Dengan adanya pendampingan tersebut, Jaro Ade berharap produk-produk UMKM Kabupaten Bogor dapat menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk mempromosikan produk UMKM dalam berbagai kegiatan dan pameran.
“Sehingga nanti bisa menembus pasar internasional maupun nasional. Di dalam event-event kegiatan juga akan kita promosikan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Jaro Ade mengungkapkan, Pemkab Bogor akan berkolaborasi dengan DPRD Kabupaten Bogor untuk memastikan ketersediaan anggaran dalam mendukung program sertifikasi halal pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2027.
Menurutnya, kata Jaro Ade, dukungan anggaran tersebut menjadi faktor penting agar program pendampingan sertifikasi halal dapat berjalan secara maksimal dan menjangkau lebih banyak pelaku UMKM di Kabupaten Bogor.
“Support dukungan anggaran dari DPRD di tahun anggaran 2027 nanti dan terus sama-sama kita menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar PAD juga bertambah,” tutup dia.
(Pandu)







