Wednesday, July 22, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Hukum dan Kriminal

Wacana Reformasi Jilid 2, Yusfitriadi: Publik Alami Krisis Kepercayaan pada Lembaga Negara

by Arsyit Syarifudin
September 4, 2025
in Hukum dan Kriminal
0
Wacana Reformasi Jilid 2, Yusfitriadi: Publik Alami Krisis Kepercayaan pada Lembaga Negara
Share on FacebookShare on Twitter

Cibinong, SuaraBotim.Com – Pengamat kebijakan publik, Yusfitriadi, menilai wacana Reformasi Jilid 2 muncul akibat akumulasi ketidakpercayaan publik terhadap lembaga negara.

Menurutnya, kondisi saat ini merupakan titik antiklimaks dari kepercayaan masyarakat terhadap pejabat maupun institusi negara, baik legislatif, eksekutif, maupun yudikatif.

READ ALSO

‎Tak Berhenti di Satu ASN, Kejari Bogor Isyaratkan Ada Tersangka Lain dalam Kasus RSUD Bogor Utara

Polsek Gunung Putri Ungkap Peredaran OKT, Sita Ribuan Butir Obat dan Air Soft Gun

“Wacana reformasi jilid 2, tapi pertanyaannya apakah ini akan menjadi harapan baru atau justru mempertanyakan demokrasi di negara kita?” ungkap Yusfitriadi kepada SuaraBotim.Com, Rabu (4/9/25).

Yusfitriadi menjelaskan, ada tiga faktor utama yang mendorong krisis legitimasi publik terhadap negara.

Pertama, penegakan hukum yang dinilai tidak tuntas dan cenderung stagnan. Banyak kasus besar yang tidak mendapat respons memadai dari aparat penegak hukum. Publik pun disuguhi kasus korupsi di pusat hingga daerah yang memperburuk citra lembaga negara.

“Kondisi ini memunculkan dorongan kemarahan publik dan ketidakpercayaan yang berpotensi mengarah pada krisis legitimasi terhadap legislatif, eksekutif, dan yudikatif,” tegasnya.

Kedua, sikap lembaga negara yang sering kali saling berhadap-hadapan. Ia mencontohkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait rangkap jabatan hingga keserentakan pemilu yang tidak dijalankan dengan konsisten.

“Bagaimana rakyat bisa percaya jika antar-lembaga negara justru saling berbenturan?” katanya.

Ketiga, peran aparat keamanan yang dianggap berlebihan dalam menguasai berbagai sektor. Yusfitriadi menilai masyarakat semakin sulit mencari pekerjaan karena banyak sektor yang diambil alih oleh TNI maupun Polri. Selain itu, tindakan represif aparat dalam merespons masyarakat sipil semakin menambah ketidakpercayaan.

“Fenomena inilah yang kemudian mendorong wacana reformasi jilid 2. Dulu ABRI dwifungsi, sekarang lebih parah karena multifungsi,” jelasnya.

Yusfitriadi juga menyinggung sejumlah kasus besar yang belum jelas penuntasannya, seperti dugaan korupsi dana haji hingga kasus jet pribadi KPU.

Ia menilai lambannya penanganan kasus tersebut hanya mempertegas lemahnya lembaga hukum di Indonesia.

Lebih jauh, ia membandingkan kondisi saat ini dengan era Orde Lama, Orde Baru, hingga Reformasi 1998. Menurutnya, meski terjadi pergantian rezim, praktik kronisme dan korupsi masih terus berulang.

“Kalau mentalitasnya tidak berubah, mau ganti rezim berapa kali pun bangsa ini tidak akan stabil. Perubahan yang dibutuhkan bukan hanya struktur, tapi mentalitas dan karakter,” tegasnya.

Namun, kata dia, gelombang keresahan publik yang kini terjadi di berbagai daerah mengingatkan pada situasi menjelang Reformasi 1998.

Informasi mengenai demonstrasi besar, aksi sweeping, hingga penetapan aktivis sebagai tersangka, dinilai sebagai tanda-tanda menguatnya potensi perlawanan sipil.

“Artinya, fenomena ini akan mendorong wacana Reformasi Jilid 2. Pertanyaannya, apakah bangsa ini harus menunggu gerakan masyarakat besar baru kemudian berubah?” pungkasnya.

(Pandu)

Tags: Aparat KeamananKrisis Kepercayaan PublikLembaga NegaraPenegakan HukumPolitik IndonesiaReformasi Jilid 2Yusfitriadi

Related Posts

‎Tak Berhenti di Satu ASN, Kejari Bogor Isyaratkan Ada Tersangka Lain dalam Kasus RSUD Bogor Utara
Hukum dan Kriminal

‎Tak Berhenti di Satu ASN, Kejari Bogor Isyaratkan Ada Tersangka Lain dalam Kasus RSUD Bogor Utara

July 21, 2026
Polsek Gunung Putri Ungkap Peredaran OKT, Sita Ribuan Butir Obat dan Air Soft Gun
Hukum dan Kriminal

Polsek Gunung Putri Ungkap Peredaran OKT, Sita Ribuan Butir Obat dan Air Soft Gun

July 21, 2026
ASN Aktif Pemkab Bogor Jadi Tersangka Korupsi Proyek RSUD Bogor Utara, Rugikan Negara Rp9 Miliar Lebih
Hukum dan Kriminal

ASN Aktif Pemkab Bogor Jadi Tersangka Korupsi Proyek RSUD Bogor Utara, Rugikan Negara Rp9 Miliar Lebih

July 21, 2026
Polres Bogor Ungkap 74 Kasus Narkoba dalam Tiga Bulan, Sita Lebih dari 1 Juta Butir OKT dan Amankan 95 Tersangka
Hukum dan Kriminal

Polres Bogor Ungkap 74 Kasus Narkoba dalam Tiga Bulan, Sita Lebih dari 1 Juta Butir OKT dan Amankan 95 Tersangka

July 21, 2026
Polsek Gunung Putri Bongkar Peredaran Sabu dan Obat Keras Ilegal, Tiga Tersangka Diamankan
Hukum dan Kriminal

Polsek Gunung Putri Bongkar Peredaran Sabu dan Obat Keras Ilegal, Tiga Tersangka Diamankan

July 19, 2026
Polsek Citeureup Tangkap Remaja Pembawa Golok yang Viral di Media Sosial
Hukum dan Kriminal

Polsek Citeureup Tangkap Remaja Pembawa Golok yang Viral di Media Sosial

July 17, 2026
Next Post
Pemuda Lintas Iman Kabupaten Bogor Gelar Doa Bersama untuk Indonesia

Pemuda Lintas Iman Kabupaten Bogor Gelar Doa Bersama untuk Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Tekan Stunting, Alfamart Perluas Program Satu Telur Sehari ke 39 Kota
  • Terbitkan Surat Edaran Percepatan Sertipikasi Tanah MBR, Menteri Nusron: Manfaat Program Pemerintah Dapat Dirasakan Secara Utuh
  • ‎Tak Berhenti di Satu ASN, Kejari Bogor Isyaratkan Ada Tersangka Lain dalam Kasus RSUD Bogor Utara
  • Lindungi Generasi Muda, Pemkab Bogor Siapkan Payung Hukum Terkait LGBT
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?