Tuesday, September 1, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Skor Integritas Pemkab Bogor Naik ke 73,8; KPK Soroti Tambang

by Arsyit Syarifudin
January 20, 2026
in Suara Bogor
0
Skor Integritas Pemkab Bogor Naik ke 73,8; KPK Soroti Tambang

[14.41, 20/1/2026] Rezza: Skor Integritas Pemkab Bogor Meningkat, KPK Soroti Tata Kelola Pertambangan Aktualita.co.id - Kabupaten Bogor mencatat peningkatan skor integritas pemerintahan pada tahun 2025. Hal tersebut disampaikan Direktur Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah II Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bahtiar Ujang Purnama dalam kegiatan evaluasi tata kelola pemerintahan Kabupaten Bogor, di Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor. Selasa (20/01/26). Bahtiar menjelaskan, evaluasi yang dilakukan KPK mencakup tata kelola pemerintahan sepanjang tahun 2025, salah satunya terkait pengelolaan integritas. Berdasarkan hasil penilaian, skor integritas Kabupaten Bogor mengalami peningkatan dan kini berada di angka 73,8. "Yang pertama kami mengevaluasi tata kelola pemerintahan Kabupaten Bogor tahun 2025. Salah satunya adalah pengelolaan integritas, dan alhamdulillah skornya meningkat menjadi 73,8," ujar Bahtiar. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto atas upaya perbaikan integritas yang telah dilakukan. "Saya berterima kasih kepada Kabupaten Bogor yang didampingi langsung oleh Pak Bupati Rudy Susmanto, karena telah menunjukkan komitmen dalam memperbaiki integritas pemerintahan," katanya. Selain integritas, kata Bahtiar, KPK juga melakukan evaluasi terhadap delapan area tata kelola pemerintahan, di antaranya perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, serta pengelolaan aset daerah. Menurutnya, pada tahun ini banyak pemerintah daerah, baik kabupaten, kota, maupun provinsi, mengalami penurunan nilai di beberapa area tersebut. "Memang di tahun ini, cukup banyak pemerintah daerah yang mengalami penurunan, khususnya di area pengadaan barang dan jasa, perencanaan, serta penganggaran," ungkapnya. Meski begitu, Bahtiar menyebut Bupati Bogor telah menyampaikan komitmennya untuk melakukan perbaikan secara lebih serius pada tahun 2026. "Tadi Pak Bupati menyampaikan di forum bahwa beliau akan lebih berkomitmen dan serius untuk meningkatkan kembali kualitas tata kelola pemerintahan Kabupaten Bogor," jelasnya. Dalam evaluasi tersebut, KPK juga menyoroti sektor strategis pertambangan yang saat ini menjadi salah satu permasalahan utama di Kabupaten Bogor. Menurut Bahtiar, terdapat berbagai persoalan yang perlu dibenahi, baik dari sisi administrasi, pengawasan, hingga potensi pelanggaran hukum. "KPK mengambil analisa bahwa kami akan turun bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor, berkolaborasi dengan kejaksaan, kepolisian, serta pemerintah provinsi untuk memperbaiki tata kelola pertambangan," katanya. Ia menekankan bahwa sektor pertambangan memiliki dua sisi penting, yakni kontribusi terhadap pendapatan daerah melalui pajak serta dampaknya terhadap lingkungan. "Kalau pertambangan dikelola dengan baik, tentu ada manfaat dari sektor pajak dan pendapatan daerah. Namun di sisi lain, jika berdampak pada lingkungan, pemerintah daerah maupun provinsi juga harus menganggarkan biaya pemulihan. Maka sebaiknya dampak tersebut diminimalisir sejak awal," ujarnya. Ke depan, lanjut Bahtiar, KPK akan memfasilitasi pertemuan lintas pemangku kepentingan, termasuk instansi vertikal dan pengelola tambang, untuk duduk bersama merumuskan langkah strategis perbaikan tata kelola pertambangan di Kabupaten Bogor. "KPK akan memfasilitasi, menganalisa, mengidentifikasi permasalahan, serta turut merumuskan tindak lanjutnya. Kami juga akan melakukan pengawasan, baik secara langsung maupun tidak langsung, agar tata kelola pertambangan menjadi lebih baik," tegasnya. Terkait delapan area evaluasi, Bahtiar menambahkan bahwa pengelolaan aset milik daerah juga menjadi salah satu fokus penilaian. Saat ini proses evaluasi masih berjalan dan akan dilanjutkan hingga ke pembahasan teknis oleh tim satuan tugas KPK bersama perangkat daerah terkait. "Kegiatan evaluasi masih berlangsung sampai besok. Tadi baru disampaikan pokok-pokoknya, sementara detail evaluasi sedang didalami oleh tim teknis untuk tindak lanjut ke depan," pungkasnya. (Retza) [14.49, 20/1/2026] Rezza: Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK Brigjen Bahtiar Ujang Purnama. Foto: Retza

Share on FacebookShare on Twitter

SuaraBotim.Com – Kabupaten Bogor mencatat tren positif dalam indeks integritas pemerintahan sepanjang tahun 2025. Hal ini terungkap dalam evaluasi tata kelola pemerintahan yang dipimpin langsung oleh Direktur Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah II KPK, Bahtiar Ujang Purnama, di Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Selasa (20/1/2026).

Bahtiar menjelaskan, berdasarkan hasil penilaian integritas yang mencakup transparansi dan akuntabilitas, skor Kabupaten Bogor mengalami kenaikan signifikan dan kini menyentuh angka 73,8.

READ ALSO

KPK Sita Rp1,5 Miliar Secara Formil, Kasus Dugaan Korupsi Kabupaten Bogor Terus Didalami

KPK Periksa Empat Saksi Kasus Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor

“Alhamdulillah, pengelolaan integritas di Kabupaten Bogor skornya meningkat menjadi 73,8. Kami mengapresiasi komitmen Bupati Rudy Susmanto yang turun langsung mendampingi proses perbaikan ini,” ujar Bahtiar.

Meskipun integritas secara umum meningkat, KPK memberikan catatan kritis pada delapan area intervensi lainnya. Bahtiar menyebutkan bahwa banyak pemerintah daerah di tingkat nasional, termasuk di Jawa Barat, mengalami penurunan kualitas pada area perencanaan, penganggaran, serta pengadaan barang dan jasa.

“Tadi Pak Bupati sudah menyampaikan komitmennya di forum untuk lebih serius meningkatkan kualitas tata kelola di area-area yang masih lemah tersebut pada tahun 2026,” tambahnya.

Permasalahan pertambangan menjadi sorotan tajam dalam evaluasi tersebut. KPK menilai perlu ada langkah kolaboratif lintas instansi untuk membenahi sisi administrasi, pengawasan, hingga penegakan hukum di wilayah pertambangan Bogor.

“KPK mengambil analisa bahwa kami akan turun bersama Pemkab Bogor, kejaksaan, kepolisian, dan Pemprov Jabar untuk memperbaiki tata kelola tambang. Sektor ini punya dua sisi: jika dikelola baik, pajak dan PAD meningkat; namun jika berdampak buruk pada lingkungan, biaya pemulihan yang harus dikeluarkan daerah justru bisa lebih besar,” tegas Bahtiar.

Ke depan, KPK akan memfasilitasi pertemuan antara pemangku kepentingan, instansi vertikal, hingga pengelola tambang guna merumuskan solusi permanen. Evaluasi teknis ini dijadwalkan berlanjut hingga Rabu besok untuk mendalami detail aset daerah dan poin teknis lainnya.

“Tim satuan tugas kami sedang mendalami detail evaluasi untuk merumuskan tindak lanjut konkret. Pengawasan akan dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung agar tata kelola pertambangan dan aset daerah menjadi lebih akuntabel,” pungkasnya.

(Retza)

Tags: Bahtiar Ujang PurnamaKPKPemkab BogorRudy SusmantoSkor IntegritasTata Kelola Tambang

Related Posts

KPK Sita Rp1,5 Miliar Secara Formil, Kasus Dugaan Korupsi Kabupaten Bogor Terus Didalami
Suara Bogor

KPK Sita Rp1,5 Miliar Secara Formil, Kasus Dugaan Korupsi Kabupaten Bogor Terus Didalami

September 1, 2026
KPK Periksa Empat Saksi Kasus Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor
Suara Bogor

KPK Periksa Empat Saksi Kasus Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor

September 1, 2026
Pemkab Bogor Perpanjang SK Tanggap Darurat Kekeringan
Suara Bogor

Pemkab Bogor Perpanjang SK Tanggap Darurat Kekeringan

September 1, 2026
HMI Cabang Bogor Gelar Aksi, Desak DPRD Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pemkab Bogor
Suara Bogor

HMI Cabang Bogor Gelar Aksi, Desak DPRD Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pemkab Bogor

August 31, 2026
Bupati Rudy Susmanto Angkat Bicara Usai Tiga Kantor di Kabupaten Bogor Digeledah KPK
Suara Bogor

Bupati Rudy Susmanto Angkat Bicara Usai Tiga Kantor di Kabupaten Bogor Digeledah KPK

August 31, 2026
Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum
Suara Bogor

Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum

August 31, 2026
Next Post
Ciangsana Jadi Desa Pertama Program Sosialisasi BNNK Bogor 2026

Ciangsana Jadi Desa Pertama Program Sosialisasi BNNK Bogor 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • KPK Sita Rp1,5 Miliar Secara Formil, Kasus Dugaan Korupsi Kabupaten Bogor Terus Didalami
  • KPK Periksa Empat Saksi Kasus Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor
  • PWI Jabar Kecam Aksi Oknum Wartawan yang Mengamuk di SDN 2 Sukaraja Sukabumi
  • Jalankan Program Kerja Prioritas Nasional 2027, Kementerian ATR/BPN Fokuskan Anggaran untuk Ketahanan Pangan hingga Sertipikasi Tanah MBR
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?