Sunday, September 20, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Hukum dan Kriminal

Warga Gerebek 3 Pria Diduga LGBT di Citeureup, Kapolsek: Diusir Usai Musyawarah

by Arsyit Syarifudin
July 31, 2026
in Hukum dan Kriminal
0
Warga Gerebek 3 Pria Diduga LGBT di Citeureup, Kapolsek: Diusir Usai Musyawarah

Warga saat menggerebek tiga pria yang diduga LGBT di Citeureup. (Foto: tangkapan layar)

Share on FacebookShare on Twitter

SUARABOTIM.COM – Tiga pria yang diduga berkaitan dengan komunitas LGBT digerebek warga di Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Kamis (30/7/26) malam.

Meski sempat memicu keresahan warga, pihak kepolisian menegaskan tidak menemukan adanya perbuatan asusila saat penggerebekan berlangsung.

READ ALSO

KPK Dalami Pertemuan Pihak Summarecon dengan Pemkab Bogor Sebelum OTT

Pengurusan HGB di Bogor Berujung OTT, KPK Tetapkan 8 Tersangka

Kapolsek Citeureup, Kompol Eddy Santosa mengatakan, permasalahan tersebut telah diselesaikan melalui musyawarah antara warga dengan aparat lingkungan setempat.

“Pada saat kejadian, tidak ada yang tertangkap tangan sedang melakukan perbuatan asusila. Mereka hanya diberikan sanksi sosial oleh masyarakat,” ujar Kompol Eddy kepada SuaraBotim.Com, Jumat (31/7/26).

Menurutnya, kata Kompol Eddy, warga setempat sepakat agar pria yang menjadi pusat keresahan tersebut tidak lagi berada di lingkungan Desa Tarikolot. Kesepakatan itu diambil melalui forum bersama Ketua RT, RW, dan pemerintah desa.

“Malam itu juga langsung diminta pergi ke keluarganya yang berada di luar Kecamatan Citeureup. Saat petugas datang ke lokasi, persoalan sudah selesai dan warga sudah membubarkan diri,” jelasnya.

Kompol Eddy menjelaskan, pria yang diminta meninggalkan lokasi merupakan pemilik rumah kontrakan di kawasan tersebut. Sementara istri dan anaknya tetap diperbolehkan tinggal karena merupakan bagian dari warga setempat.

“Yang diminta pergi hanya laki-lakinya. Istri dan anaknya tidak dipermasalahkan oleh warga,” katanya.

Sementara itu, dua pria lainnya diketahui datang ke lokasi pada sore hari sebelum akhirnya diamankan oleh Ketua RT dan RW untuk dimintai keterangan di kantor desa. Namun, polisi memastikan keduanya juga tidak tertangkap sedang melakukan tindakan yang melanggar hukum.

Peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB hingga tengah malam. Saat polisi tiba di lokasi, ketiga pria tersebut sudah tidak berada di tempat karena telah diminta meninggalkan kawasan tersebut oleh warga.

Kompol Eddy juga mengimbau, masyarakat agar tetap bijak dalam menggunakan teknologi dan media sosial serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar.

“Kami mengimbau masyarakat agar bijak menggunakan teknologi dan media sosial. Jangan sampai terpengaruh oleh hal-hal yang berdampak negatif. Apabila menemukan dugaan pelanggaran hukum, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

(Pandu)

Tags: desa tarikolotdiduga lgbt citeureupKompol Eddy Santosapenggerebekan citeureupPolsek Citeureup

Related Posts

KPK Dalami Pertemuan Pihak Summarecon dengan Pemkab Bogor Sebelum OTT
Hukum dan Kriminal

KPK Dalami Pertemuan Pihak Summarecon dengan Pemkab Bogor Sebelum OTT

September 16, 2026
Pengurusan HGB di Bogor Berujung OTT, KPK Tetapkan 8 Tersangka
Hukum dan Kriminal

Pengurusan HGB di Bogor Berujung OTT, KPK Tetapkan 8 Tersangka

September 16, 2026
OTT ATR/BPN, KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam Rupiah dan Valuta Asing
Hukum dan Kriminal

OTT ATR/BPN, KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam Rupiah dan Valuta Asing

September 16, 2026
OTT Kantah ATR/BPN, KPK: Dari Laporan Warga, Merembet ke Dugaan Aliran Miliaran
Hukum dan Kriminal

OTT Kantah ATR/BPN, KPK: Dari Laporan Warga, Merembet ke Dugaan Aliran Miliaran

September 15, 2026
ATR/BPN Kabupaten Bogor I Dikabarkan Kena OTT KPK, Begini Kondisi di Lokasi
Hukum dan Kriminal

ATR/BPN Kabupaten Bogor I Dikabarkan Kena OTT KPK, Begini Kondisi di Lokasi

September 15, 2026
Nekat Maling Tas dari Mobil di Fresh Market Kota Wisata, Pelaku Babak Belur Diciduk Warga
Hukum dan Kriminal

Nekat Maling Tas dari Mobil di Fresh Market Kota Wisata, Pelaku Babak Belur Diciduk Warga

September 10, 2026
Next Post
Solusi Bangun Indonesia Sebar 3.000 Bibit Pohon Lewat Gerakan SERBU PACU

Solusi Bangun Indonesia Sebar 3.000 Bibit Pohon Lewat Gerakan SERBU PACU

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • ‎Minggu ke-12 Revitalisasi Gedung Kreatif Hub Siliwangi Capai 29 Persen, Ria: Saat Ini Fokus Eksterior
  • FFKB 2026 Sukses Digelar, Film “Nilai yang Tersisa” dari Ciawi Raih Juara 1
  • Jaga Iklim Investasi, Pemkab Bogor Beri Waktu 10 Hari Kepada Perusahaan Diduga Cemari Sungai Cileungsi
  • Ketua DPRD Bogor Apresiasi PSEL dan Pirolisis di Galuga: Jadi Solusi Pengelolaan Sampah
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?