Wednesday, July 29, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Yusfitriadi: 100 Hari Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor Masih Masuk “Rapot Kuning”

by Asep Saepudin Sayyev
June 13, 2025
in Suara Bogor
0
Yusfitriadi: 100 Hari Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor Masih Masuk “Rapot Kuning”

Yusfitriadi

Share on FacebookShare on Twitter

 

Cibinong, SuaraBotim.Com – Lembaga Studi Visi Nusantara (LS Vinus) mengungkapkan hasil evaluasi terhadap 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim dan Jenal Mutaqin.

READ ALSO

DPC PDIP Kabupaten Bogor Kenang Tragedi 30 Tahun Kudatuli, Doni: Jangan Sampai Terulang Lagi

Pulihkan Ekosistem, PPLI Tanam Pohon dan Edukasi Kelestarian Alam di Malasari

Dalam pemaparannya, Founder LS Vinus, Yusfitriadi menyebut, bahwa tingkat kepuasan publik terhadap kinerja keduanya masih berada di zona “rapot kuning”, yang berarti belum mencapai level memuaskan.

“Kalau kita ibaratkan seperti rapot sekolah, dengan rentang nilai 1 sampai 10, angka rata-rata kepuasan publik ada di sekitar 6. Artinya, secara umum berada di zona kuning, belum aman tapi juga belum sepenuhnya gagal,” ujar Yusfitriadi kepada SuaraBotim.Com, Kamis (12/6/25).

Yusfitriadi menjelaskan, bahwa kepemimpinan Dedie Rachim saat ini berada dalam tahap “hard take off”, yakni kondisi awal pemerintahan yang belum stabil dan masih menimbulkan keraguan di kalangan masyarakat.

“Kalau kita analogikan seperti pesawat, soft take off itu mulus penumpang merasa aman dan yakin akan sampai tujuan. Tapi kalau hard take off, pesawatnya goyang-goyang. Penumpang was-was, nyampe enggak nyampe enggak. Nah, Dedie Rachim ada di fase itu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yusfitriadi mengungkapkan bahwa ada empat variabel kunci yang menyumbang rendahnya tingkat kepercayaan publik terhadap Pemkot Bogor dalam 100 hari pertama kepemimpinan saat ini.

“Keempat variabel tersebut Ekonomi, Ketenagakerjaan, Pemberantasan Korupsi dan Penegakan Hukum,” ujarnya.

“Empat aspek itu adalah kebutuhan fundamental masyarakat. Tapi dalam 100 hari, belum ada arah kebijakan yang jelas dari Pemkot untuk menuntaskan masalah-masalah itu. Masyarakat menilai program Dedie Rachim belum menyentuh inti persoalan,” terusnya.

Menurutnya, minimnya desain program yang terstruktur dan terarah menjadi salah satu penyebab turunnya tingkat kepuasan publik. Masyarakat mengharapkan program-program nyata yang bisa menjawab persoalan ekonomi, keterbukaan informasi, serta keadilan hukum.

“Tanpa roadmap atau desain yang konkret, maka program kerja hanya akan terlihat seremonial. Sementara masyarakat saat ini menuntut hasil yang langsung dirasakan,” tuturnya.

LS Vinus menekankan bahwa hasil survei ini bukan untuk menjatuhkan, melainkan sebagai **bahan evaluasi awal** agar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor dapat memperbaiki arah kebijakan ke depan.

“Kalau komitmen sudah mulai diragukan di awal, itu akan menjadi sinyal negatif untuk lima tahun ke depan. Kita butuh pemimpin dengan komitmen stabil dari awal hingga akhir masa jabatan,” tutupnya.

Sebelumnya, seorang Analis, Jeirry Sumampow menyebutkan bahwa masa kepemerintahan biasanya dalam pengalaman komitmennya itu akan diukur, karena sudah banyak sekali pengaruh dan kepentingan.

“Jadi penting untuk mengukur komitmen. Artinya kalau diawal pemerintahan saja komitmennya sudah meragukan ini agak repot. Kita berharap untuk lima tahun ke depan komitmennya lebih baik,” terangnya.

(Pandu)

Tags: 100 Hari Kerja Wali Kota BogorLS VINUS

Related Posts

DPC PDIP Kabupaten Bogor Kenang Tragedi 30 Tahun Kudatuli, Doni: Jangan Sampai Terulang Lagi
Suara Bogor

DPC PDIP Kabupaten Bogor Kenang Tragedi 30 Tahun Kudatuli, Doni: Jangan Sampai Terulang Lagi

July 28, 2026
Pulihkan Ekosistem, PPLI Tanam Pohon dan Edukasi Kelestarian Alam di Malasari
Suara Bogor

Pulihkan Ekosistem, PPLI Tanam Pohon dan Edukasi Kelestarian Alam di Malasari

July 28, 2026
Diskanak Kabupaten Bogor Tebar 10.000 Benih Ikan di Situ Tlajung Udik, Warga Diimbau Jaga Kelestarian Lingkungan
Suara Bogor

Diskanak Kabupaten Bogor Tebar 10.000 Benih Ikan di Situ Tlajung Udik, Warga Diimbau Jaga Kelestarian Lingkungan

July 28, 2026
Diduga Jadi Penyebab Sungai Cileungsi Hitam dan Berbau, 5 Perusahaan Dilaporkan ke Polda Jabar
Suara Bogor

Diduga Jadi Penyebab Sungai Cileungsi Hitam dan Berbau, 5 Perusahaan Dilaporkan ke Polda Jabar

July 27, 2026
Satpol PP Tertibkan 96 PKL Jelang Laga Piala AFF Hyundai Cup 2026 di Stadion Pakansari
Suara Bogor

Satpol PP Tertibkan 96 PKL Jelang Laga Piala AFF Hyundai Cup 2026 di Stadion Pakansari

July 27, 2026
Diduga Pengamen Rusak Ornamen Kujang di Median Jalan Pasar Cibinong, Begini Kata Cecep Imam
Suara Bogor

Diduga Pengamen Rusak Ornamen Kujang di Median Jalan Pasar Cibinong, Begini Kata Cecep Imam

July 27, 2026
Next Post
Siap Pertahankan Gelar Juara, Desa Gunung Putri Wakili Polda Jabar ke Tingkat Nasional dalam Lomba Tiga Pilar

Siap Pertahankan Gelar Juara, Desa Gunung Putri Wakili Polda Jabar ke Tingkat Nasional dalam Lomba Tiga Pilar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • DPC PDIP Kabupaten Bogor Kenang Tragedi 30 Tahun Kudatuli, Doni: Jangan Sampai Terulang Lagi
  • Pulihkan Ekosistem, PPLI Tanam Pohon dan Edukasi Kelestarian Alam di Malasari
  • Wahyudi Chaniago Apresiasi Kemenangan Telak Timnas Indonesia 5-1 atas Kamboja di Stadion Pakansari
  • Diskanak Kabupaten Bogor Tebar 10.000 Benih Ikan di Situ Tlajung Udik, Warga Diimbau Jaga Kelestarian Lingkungan
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?