Cibinong, SuaraBotim.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor mengungkapkan bahwa sebanyak 360 sekolah di wilayah Kabupaten Bogor terindikasi mengalami kekurangan meubelair, terutama pada fasilitas meja dan kursi di sejumlah ruang kelas.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Disdik Kabupaten Bogor, Yanto Pradipta, menjelaskan bahwa temuan tersebut berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan pada Oktober 2025.
“Kami mendapat informasi dari seluruh sekolah, mulai dari Bogor wilayah barat hingga wilayah timur. Pada bulan Oktober, kami melakukan pendataan dan terdapat kurang lebih 360 sekolah yang terindikasi beberapa ruang kelasnya masih ‘ngampar’ (tanpa meubelair),” ujar Yanto kepada SuaraBotim.Com, Rabu (19/11/25).
Ia menambahkan bahwa Disdik saat ini sedang melakukan pemenuhan meubeler secara bertahap.
Pada perubahan anggaran sebelumnya, sejumlah sekolah telah menerima bantuan, dan di perubahan anggaran tahun 2025 ini, sekitar 200 sekolah kembali akan mendapatkan pengadaan meubelair.
“Kami bertahap. Kemarin di perubahan anggaran sudah ada beberapa sekolah yang dibantu. Pada perubahan tahun 2025 ini, ada kurang lebih 200 sekolah yang akan kami bantu untuk pengadaan meubelairnya,” jelasnya.
Untuk mengatasi kekurangan tersebut, Disdik Kabupaten Bogor telah menyiapkan anggaran sekitar Rp60 miliar pada perubahan APBD 2025, yang dialokasikan bagi jenjang SD hingga SMP.
Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan belajar siswa serta memastikan seluruh ruang kelas di Kabupaten Bogor memenuhi standar sarana pendidikan yang layak.
(Pandu)







