Tanjungsari, SuaraBotim.Com – Kasus dugaan razia bodong warung kelontong yang dilakukan oleh sejumlah orang mengaku dari Mabes Polri dan wartawan di Desa Tanjungsari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, kini terus bergulir.
Polisi memastikan penyelidikan terhadap para pelaku dan kemungkinan adanya keterlibatan oknum aparat tengah berjalan.
Kapolsek Tanjungsari, Iptu Agung Taupan Agustian, mengungkapkan bahwa kasus tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak Polsek Tanjungsari.
“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi dan korban untuk memastikan siapa saja yang terlibat dalam kegiatan tersebut,” ujar Iptu Agung kepada SuaraBotim.Com, Rabu (5/11/25
Ia menyebutkan, sejauh ini sudah ada satu anggota kepolisian yang dipanggil oleh Propam Polres Bogor untuk dimintai keterangan terkait dugaan keterlibatan dalam kasus tersebut.
“Untuk anggota sudah ada yang dipanggil oleh Propam, satu orang berinisial I sedang diperiksa,” jelasnya.
Terkait dugaan keterlibatan oknum wartawan, iptu Agung menyebut, penyelidikan masih berfokus pada pihak internal terlebih dahulu.
“Belum mengarah ke sana (oknum pers). Saat ini kami masih menelusuri keterlibatan dari sisi keanggotaan dulu. Setelah itu baru dikembangkan lebih lanjut,” ujarnya.
Menurut Agung, penyelidikan dilakukan secara paralel oleh dua pihak, yakni Polsek Tanjungsari dan Propam Polres Bogor.
“Proses ini masih berlanjut. Ada dua jalur, satu di Polsek Tanjungsari dan satu lagi sudah ditangani Propam Polres Bogor,” pungkasnya.
(Pandu)







