SUARABOTIM.COM – Rangkaian perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun 2026 berhasil menarik antusiasme masyarakat. Sejak dibuka pada 10 Mei hingga 6 Juni 2026, jumlah kunjungan wisatawan dan pengunjung tercatat telah mencapai lebih dari 45.000 orang.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Bogor, Ria Marlisa, mengatakan bahwa tingginya angka kunjungan tersebut merupakan hasil dari berbagai agenda olahraga, budaya, ekonomi kreatif, hiburan, pelayanan publik, hingga festival masyarakat yang digelar di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.
”Berdasarkan data kegiatan yang telah berlangsung hingga 6 Juni 2026, jumlah kunjungan masyarakat diperkirakan telah mencapai lebih dari 45.000 orang,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Sabtu (6/6/26).
“Angka tersebut berasal dari akumulasi berbagai kegiatan unggulan yang tersebar di sejumlah kecamatan dan pusat kegiatan Kabupaten Bogor,” sambungnya.
Ria menyebut, salah satu agenda yang menjadi magnet utama adalah Bogor Run 2026 yang menjadi pembuka rangkaian HJB ke-544. Event tersebut diikuti lebih dari 4.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.
“Kehadiran para peserta dan pendamping dinilai memberikan dampak positif terhadap sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga destinasi wisata di kawasan Sentul dan sekitarnya,” ucap dia.
Selain itu, Melody Fest juga mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Festival musik tersebut berhasil menarik sekitar 6.000 pengunjung yang berasal dari Kabupaten Bogor maupun daerah sekitar.
”Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa event musik dan hiburan masih menjadi salah satu daya tarik utama dalam mendukung peningkatan kunjungan wisatawan serta perputaran ekonomi daerah selama rangkaian Hari Jadi Bogor ke-544,” jelasnya.
Memasuki akhir Mei, gelaran Kabogorfest 2026 di kawasan Stadion Pakansari menjadi pusat perhatian masyarakat. Festival yang menghadirkan ratusan pelaku UMKM, pertunjukan seni budaya, pameran produk unggulan daerah, hingga berbagai hiburan rakyat tersebut diperkirakan telah dikunjungi lebih dari 30.000 orang sejak pembukaan hingga awal Juni.
Tidak hanya itu, kegiatan Car Free Night (CFN) Istimewa dan Car Free Day (CFD) Istimewa di kawasan Tegar Beriman juga sukses menarik ribuan warga.
“Beragam pertunjukan seni, kuliner, hiburan keluarga, serta aktivitas ekonomi kreatif yang melibatkan pelaku UMKM lokal turut meramaikan acara tersebut,” kata dia.
Tak hanya itu, rangkaian HJB ke-544 juga diisi puluhan agenda lainnya, mulai dari kegiatan budaya, olahraga, edukasi, pelayanan kesehatan, pameran, tabligh akbar, hingga festival seni yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Pemkab Bogor memproyeksikan jumlah kunjungan wisatawan dan masyarakat selama rangkaian HJB ke-544 hingga akhir Juni 2026 dapat mencapai 100.000 hingga 150.000 kunjungan.
Proyeksi tersebut didukung oleh masih berlangsungnya sejumlah agenda unggulan, seperti Pagelaran Budaya, Harmoni Reptil Kontes, BTV Semesta Berpesta, Pesta Bebas Berselancar (PBB), Festival Olahraga Tradisional, Pasanggiri Mojang Jajaka, Helaran HJB ke-544, Gebyar UMKM, serta berbagai kegiatan lainnya yang diperkirakan akan menyedot perhatian masyarakat.
Mantan Camat Sukaraja itu juga menegaskan, HJB ke-544 bukan hanya menjadi momentum perayaan sejarah Kabupaten Bogor, tetapi juga menjadi penggerak sektor pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
”Melalui rangkaian Hari Jadi Bogor ke-544, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisatawan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” tuturnya.
“Antusiasme masyarakat yang luar biasa menjadi bukti bahwa Kabupaten Bogor memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata dan pusat kegiatan kreatif di Jawa Barat,” tutupnya.
(Pandu)







