SUARABOTIM.COM – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan edukasi dan kewaspadaan terkait isu Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Menurutnya, Kabupaten Bogor tidak boleh mendapat stigma negatif dari pihak luar.
Sastra menyampaikan, dirinya mendapat informasi mengenai adanya kebijakan dari pemerintah pusat yang berkaitan dengan penanganan persoalan tersebut. Namun, ia meminta agar substansi aturan tersebut terlebih dahulu dipastikan kebenarannya.
“Tentu kita menghimbau, apalagi hari ini kalau tidak salah Perpres-nya sudah ada dari Presiden untuk menindak. Saya tidak tahu persis substansinya, nanti tolong dicek oleh teman-teman,” ujar Sastra kepada SuaraBotim.Com, Rabu (22/7/2026).
Ia menegaskan, yang terpenting bagi Kabupaten Bogor adalah menjaga citra daerah agar tidak dicap sebagai tempat berkembangnya LGBT. Menurutnya, hal tersebut memerlukan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.
“Yang jelas, Kabupaten Bogor jangan sampai dicap oleh pihak luar bahwa Kabupaten Bogor tempatnya LGBT,” tegasnya.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor itu juga menilai masyarakat Kabupaten Bogor memiliki nilai-nilai religius yang harus terus dijaga. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan sosial yang kondusif melalui edukasi kepada masyarakat.
“Di sini kita lihat masyarakatnya religius. Untuk itu bagaimana Kabupaten Bogor tidak dijadikan tempatnya. Kita menghimbau untuk mengedukasi masyarakat kita agar lebih hati-hati,” katanya.
Lebih lanjut, Sastra menekankan, upaya edukasi dan pembinaan kepada masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari langkah preventif. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan keluarga menjadi kunci dalam menjaga generasi muda serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di Kabupaten Bogor.
(Pandu)







