Wednesday, June 10, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Alih Fungsi Lahan di Puncak Bogor Jadi Sorotan, Gubernur Jabar Siap Cabut Izin Wisata

by Asep Saepudin Sayyev
March 4, 2025
in Suara Bogor
0
Alih Fungsi Lahan di Puncak Bogor Jadi Sorotan, Gubernur Jabar Siap Cabut Izin Wisata
Share on FacebookShare on Twitter

 

Cibinong, SuaraBotim.Com – Isu alih fungsi lahan di kawasan Puncak, Bogor kembali menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

READ ALSO

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta Aktivitas Berburu Dievaluasi Usai Tragedi Bocah Tewas di Jasinga

KPAD Kabupaten Bogor Akan Kawal Tuntas Kasus Bocah 9 Tahun Tewas Diserang Anjing Pemburu di Pamijahan

Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengungkapkan, bahwa dalam waktu dekat Gubernur Jawa Barat dan Menteri Lingkungan Hidup akan melakukan kunjungan ke Kabupaten Bogor untuk meninjau langsung dampak dari perubahan fungsi lahan di wilayah tersebut.

“Seperti yang sudah disampaikan, hari Kamis nanti, jika tidak ada perubahan, Gubernur Jawa Barat akan berkunjung ke Kabupaten Bogor,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com di Cibinong, Selasa (4/3/25).

“Menteri Lingkungan Hidup juga akan ikut meninjau kondisi di lapangan. Ini bukan sekadar kunjungan formal, tapi harus menghasilkan kebijakan konkret, bukan hanya sekadar datang ke lokasi bencana,” tambahnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi menegaskan, bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap area wisata di kawasan Puncak. Bahkan, ia tidak ragu untuk mencabut izin operasional tempat wisata yang terbukti melanggar aturan lingkungan.

“Ada Jaswita yang membangun sarana rekreasi di Puncak. Dari informasi Bupati Bogor, ada salah satu kubah yang jatuh ke sungai dan menyebabkan penyumbatan, hingga akhirnya memicu luapan air. Ini yang harus segera dibenahi,” ungkap Dedi Mulyadi.

Kang Dedi menyayangkan, alih fungsi lahan yang masif di kawasan Puncak, yang menyebabkan daya resapan air berkurang dan meningkatkan risiko bencana banjir.

“Padahal, kawasan Puncak seharusnya difungsikan untuk perkebunan teh dan hutan lindung, yang berperan penting dalam menjaga ekosistem dan daya resapan air. Kalau lahan ini berubah fungsi hingga menimbulkan bencana, maka harus dievaluasi. Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama dibanding kepentingan bisnis,” tegasnya.

Kang Dedi Mulyadi memastikan, bahwa hasil inspeksi bersama Menteri Lingkungan Hidup akan menentukan langkah tegas yang akan diambil pemerintah, termasuk kemungkinan pencabutan izin usaha yang tidak sesuai dengan regulasi lingkungan.

“Hari Kamis, saya bersama Menteri Lingkungan Hidup akan melakukan inspeksi dan mengambil keputusan penting. Sangat mungkin izin usaha dicabut jika terbukti berdampak buruk terhadap lingkungan. Keputusan akhirnya akan mengikuti rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup,” pungkasnya.

(pandu)

Tags: Kawasan Puncak

Related Posts

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta Aktivitas Berburu Dievaluasi Usai Tragedi Bocah Tewas di Jasinga
Suara Bogor

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta Aktivitas Berburu Dievaluasi Usai Tragedi Bocah Tewas di Jasinga

June 9, 2026
KPAD Kabupaten Bogor Akan Kawal Tuntas Kasus Bocah 9 Tahun Tewas Diserang Anjing Pemburu di Pamijahan
Suara Bogor

KPAD Kabupaten Bogor Akan Kawal Tuntas Kasus Bocah 9 Tahun Tewas Diserang Anjing Pemburu di Pamijahan

June 9, 2026
Pemkab Bogor dan BPS Evaluasi IKU 2026, Rudy Susmanto Tekankan Pembangunan Berbasis Data dan Tepat Sasaran
Suara Bogor

Pemkab Bogor dan BPS Evaluasi IKU 2026, Rudy Susmanto Tekankan Pembangunan Berbasis Data dan Tepat Sasaran

June 9, 2026
Ayah Bocah Korban Serangan Anjing Pemburu di Jasinga Ungkap Permintaan Terakhir Sang Anak
Suara Bogor

Ayah Bocah Korban Serangan Anjing Pemburu di Jasinga Ungkap Permintaan Terakhir Sang Anak

June 9, 2026
Kasus Bocah Tewas di Jasinga, Ditpolsatwa Ambil Sampel 4 Anjing untuk Uji Rabies
Suara Bogor

Kasus Bocah Tewas di Jasinga, Ditpolsatwa Ambil Sampel 4 Anjing untuk Uji Rabies

June 8, 2026
Namanya Dituding Intervensi Kades Persoalan PT BSS, Jaro Ade Buka Suara
Suara Bogor

Namanya Dituding Intervensi Kades Persoalan PT BSS, Jaro Ade Buka Suara

June 8, 2026
Next Post
Wakil Bupati Bogor Tinjau Banjir di Vila Nusa Indah I, 4.790 Warga Terdampak

Wakil Bupati Bogor Tinjau Banjir di Vila Nusa Indah I, 4.790 Warga Terdampak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Ratusan ASN Adu Strategi di Turnamen Biliar Antar SKPD, Meriahkan HJB ke-544 Kabupaten Bogor
  • Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta Aktivitas Berburu Dievaluasi Usai Tragedi Bocah Tewas di Jasinga
  • KPAD Kabupaten Bogor Akan Kawal Tuntas Kasus Bocah 9 Tahun Tewas Diserang Anjing Pemburu di Pamijahan
  • Polisi Tetapkan Y Pemilik Anjing Pemburu sebagai Tersangka Kasus Tewasnya Bocah di Jasinga Bogor
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?