SUARABOTIM.COM – Ketua Karang Taruna (Katar) Kabupaten Bogor, Heri Gunawan, mengajak seluruh jajaran pengurus Karang Taruna mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa hingga RW untuk bersama-sama memerangi praktik judi online (judol) yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
Menurut Heri Gunawan, Karang Taruna memiliki peran strategis dalam menangani berbagai persoalan sosial di masyarakat, termasuk melakukan pencegahan dan penanganan terhadap dampak negatif judi online yang kini semakin marak.
Ia mengimbau seluruh pengurus Karang Taruna agar aktif memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya kalangan pemuda, mengenai bahaya judi online.
”Kabupaten Bogor disebut sebagai daerah yang pengguna judolnya terbanyak. Saya meminta seluruh pengurus bergerak membantu masyarakat dan menyosialisasikan bahwa judol merusak segalanya,” ujar pria yang kerap disapa Hergun, Minggu (5/7/2026).
Hergun menegaskan, judi online telah menjadi ancaman serius yang harus segera ditangani secara bersama-sama. Menurutnya, dampak judi online tidak hanya menghancurkan kondisi ekonomi para pemain, tetapi juga memicu berbagai persoalan sosial yang lebih luas.
”Kasus judol ini menjadi efek domino. Bukan hanya ekonomi pemain yang dirugikan, tetapi hubungan pertemanan juga bisa rusak. Tidak sedikit pemain judol yang mengecewakan temannya sendiri karena uang yang mereka pinjam digunakan untuk berjudi,” katanya.
Selain berdampak terhadap kehidupan sosial, Hergun menyebut judi online juga berpengaruh besar terhadap kesehatan mental para pelakunya. Banyak pemain mengalami tekanan psikologis hingga depresi akibat terus mengalami kekalahan dan berharap mendapatkan kemenangan yang tidak kunjung datang.
”Makanya banyak orang yang mengalami stres akibat judol. Bahkan, tidak sedikit yang mengakhiri hidupnya karena terlilit persoalan judi online,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Hergun kembali mengajak seluruh pengurus Karang Taruna Kabupaten Bogor untuk terus menggencarkan sosialisasi mengenai bahaya judi online di lingkungan masing-masing. Ia juga mengimbau para pelaku judi online agar segera berhenti sebelum terlambat.
”Mumpung masih ada waktu, mari kita bersama-sama memastikan generasi muda Kabupaten Bogor dapat menjadi generasi yang sehat, produktif, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tutupnya.
(Pandu)






