Saturday, April 25, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Perintahkan Pembongkaran PT Jaswita di Puncak Bogor, Ubah Lahan Jadi Hutan

by Asep Saepudin Sayyev
March 6, 2025
in Suara Bogor
0
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Perintahkan Pembongkaran PT Jaswita di Puncak Bogor, Ubah Lahan Jadi Hutan

Dedi Mulyadi

Share on FacebookShare on Twitter

Cisarua, SuaraBotim.Com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memerintahkan pembongkaran PT Jaswita, anak usaha BUMD Provinsi Jabar yang beroperasi di kawasan Puncak, Bogor.

Pembongkaran tersebut dimulai pada Kamis (6/3/2025) dengan alasan pelanggaran lingkungan dan izin lokasi yang melebihi ketetapan.

READ ALSO

Anggaran 112 Miliar, Masjid Nurul Wathon Mampet karena Sampah Plastik???

Pemkab Bogor Raih Penghargaan Most Inspiring Leader Awards 2026, Bukti Kepemimpinan Visioner dan Inovatif

“Dibongkar mulai hari ini, alatnya sudah turun,” ujar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat meninjau langsung lokasi di Hibics Fantasy Puncak, Bogor.

Menurutnya, pembangunan tempat wisata ini berdampak serius terhadap lingkungan, terutama sebagai penyebab banjir di perkampungan sekitar. Hal ini disebabkan karena lokasi wisata dibangun di atas sungai yang mengalir ke pemukiman warga di bawahnya.

“Sungai itu mengalir ke kampung, jadi banjir yang terjadi di bawah ini penyebabnya dari sini. Selain itu, ketinggian bangunannya juga salah,” ungkapnya.

Kang Dedi Mulyadi menegaskan, bahwa setelah pembongkaran selesai, lahan yang sebelumnya digunakan untuk tempat wisata akan dikembalikan ke fungsi alaminya sebagai hutan.

“Sehingga ini ditutup, dibongkar mulai hari ini. Kemudian nanti akan diolah oleh Pemprov Jabar menjadi hutan kembali,” jelasnya.

Instruksi pembongkaran ini langsung diberikan oleh Dedi saat berkunjung ke kawasan Gunung Mas, Puncak, Bogor. Bahkan, dalam video yang ia bagikan di akun media sosialnya, Dedi menegaskan:

“Perintah saya, bongkar hari ini!,” tegasnya dalam video yang dibagikan dalam unggahan akun media sosialnya.

Menurutnya, proyek ini telah berulang kali mendapat peringatan karena berdampak negatif pada lingkungan. Bahkan, sebelumnya pihak pengelola sempat diminta melakukan pembongkaran secara mandiri, namun tidak kunjung dilakukan.

“Siapapun yang melanggar harus ditindak tegas. Meskipun ini milik BUMD, tetap harus jadi contoh. Bongkar hari ini juga!,” katanya.

Kang Dedi Mulyadi juga menyatakan, bahwa penataan kawasan Puncak Bogor harus dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan warga, tidak hanya di Jawa Barat, tetapi juga warga DKI Jakarta.

“Kami akan berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta untuk membicarakan ini. Jangan ada lagi pembangunan vila atau bangunan lain di kawasan Puncak yang justru menyebabkan masalah lingkungan,” terangnya.

Menurutnya, banyaknya bangunan yang tidak sesuai aturan di kawasan Puncak menjadi salah satu penyebab utama banjir yang terjadi di Jakarta. Oleh karena itu, penertiban ini harus dilakukan agar keseimbangan ekosistem tetap terjaga.

“Kenapa air mengalir ke Jakarta? Karena lahan di sini digunakan untuk bangunan, bukan untuk resapan. Ini yang harus dihentikan,” tambahnya.

Terkait anggaran daerah (APBD) dan potensi kerugian akibat pembongkaran, Dedi menegaskan bahwa jika diperlukan, Pemprov Jabar siap mengganti investasi yang sudah dikeluarkan oleh investor. Namun, semua proses tetap harus mengikuti aturan hukum yang berlaku.

“Kalau memang Pemprov Jabar harus mengganti ke investor yang sudah membangun, tidak ada masalah. Tapi harus sesuai dengan prosedur hukum dan sistem nilai belanja yang diatur undang-undang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dedi menyatakan bahwa jika PT Jaswita tidak memberikan manfaat bagi daerah, maka sebaiknya ditutup saja.

“Kalau tidak bermanfaat, kita tutup saja!” pungkasnya.

(pandu)

Tags: Kawasan Puncak

Related Posts

Anggaran 112 Miliar, Masjid Nurul Wathon Mampet karena Sampah Plastik???
Suara Bogor

Anggaran 112 Miliar, Masjid Nurul Wathon Mampet karena Sampah Plastik???

April 24, 2026
Pemkab Bogor Raih Penghargaan Most Inspiring Leader Awards 2026, Bukti Kepemimpinan Visioner dan Inovatif
Suara Bogor

Pemkab Bogor Raih Penghargaan Most Inspiring Leader Awards 2026, Bukti Kepemimpinan Visioner dan Inovatif

April 24, 2026
Lepas 445 Jemaah Haji di Kloter Pertama, Pemkab Bogor Pastikan Kesehatan dan Keamanan
Suara Bogor

Lepas 445 Jemaah Haji di Kloter Pertama, Pemkab Bogor Pastikan Kesehatan dan Keamanan

April 23, 2026
‎DPRD Kabupaten Bogor Dukung TMMD ke-128 di Cigudeg
Suara Bogor

‎DPRD Kabupaten Bogor Dukung TMMD ke-128 di Cigudeg

April 22, 2026
Damkar Kabupaten Bogor Targetkan Juara Umum Kejurnas Kompetensi Pemadam Kebakaran 2026 di Palembang
Suara Bogor

Damkar Kabupaten Bogor Targetkan Juara Umum Kejurnas Kompetensi Pemadam Kebakaran 2026 di Palembang

April 22, 2026
‎Kirab Mahkota Binokasih Kembali Digelar di Kabupaten Bogor ‎
Suara Bogor

‎Kirab Mahkota Binokasih Kembali Digelar di Kabupaten Bogor ‎

April 21, 2026
Next Post
Alih Fungsi Lahan di Puncak Bogor, Jaro Ade: Terlihat Jelas!

Alih Fungsi Lahan di Puncak Bogor, Jaro Ade: Terlihat Jelas!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Sekolah Rakyat Jasinga Hadir dengan Asrama dan Fasilitas Lengkap, Mensos: Siap Tampung Siswa Bogor
  • 40 Tim Pelajar Ramaikan Turnamen Futsal Satria Super League di Pakansari, BNNK Gandeng Tes Urine Peserta
  • Anggaran 112 Miliar, Masjid Nurul Wathon Mampet karena Sampah Plastik???
  • Peringati Hari Bumi, Solusi Bangun Indonesia Edukasi Siswa SD Cara Bijak Kelola Sampah
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?