Friday, March 13, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Pemerintah Segel Empat Titik di Puncak Bogor, Diduga Jadi Penyebab Banjir Besar

by Asep Saepudin Sayyev
March 6, 2025
in Suara Bogor
0
Pemerintah Segel Empat Titik di Puncak Bogor, Diduga Jadi Penyebab Banjir Besar
Share on FacebookShare on Twitter

Cisarua, SuaraBotim.Com – Pemerintah mengambil langkah tegas dengan menyegel empat titik yang diduga menjadi penyebab banjir di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Keempat bangunan yang disegel tersebut adalah PT Jaswita Jabar, Eiger Adventure Land, PT Perkebunan Nusantara I Regional II-Unit Agrowisata Gunung Mas, dan Perusahaan Perkebunan Sumber Sari Bumi Pakuan.

READ ALSO

Pos Terpadu Unik Bertema Aladin di Gadog, Kapolres: Disiapkan untuk Tempat Istirahat Pemudik

Antisipasi “Serbuan” Wisatawan Lebaran, Polres Bogor Kerahkan 65 Supeltas di Jalur Puncak

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menegaskan, bahwa penyegelan ini merupakan bagian dari penegakan hukum terhadap pelanggaran tata ruang yang berdampak serius terhadap lingkungan.

“Hari ini penyegelan terakhir, kamu sudah menyegel empat tempat. Namun, besok bisa saja ada tambahan lokasi lain yang juga melanggar aturan,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Rabu (6/3/25).

Langkah tersebut diambil setelah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menerima banyak aduan masyarakat terkait dampak banjir yang semakin parah akibat alih fungsi lahan yang tidak terkendali.

Sementara, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Hanif Faisol menjelaskan, bahwa hasil kajian timnya menunjukkan indikasi kuat adanya pelanggaran hukum yang berkontribusi pada bencana banjir di kawasan Puncak hingga hilir Sungai Ciliwung.

“Indikasi pidananya sudah ada, dan kami akan menuntut dari aspek pidana karena pelanggaran tata ruang ini berkontribusi pada banjir yang menyebabkan kerugian material besar serta korban jiwa dan evaluasi menyeluruh terhadap semua tenant yang telah disegel,” tegasnya.

Menurutnya, banjir yang terjadi beberapa waktu lalu merupakan dampak dari perubahan lanskap yang tidak terkendali. Hanif menjelaskan bahwa Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung memiliki luas 38.500 hektare, dengan segmen hulu seluas 15.000 hektare yang berada di Kabupaten Bogor.

Namun, perubahan tata ruang sejak 2010 hingga 2022 menyebabkan sekitar 8.000 hektare kawasan lindung berubah fungsi menjadi pertanian dan permukiman.

“Padahal, kawasan ini seharusnya berfungsi sebagai hutan lindung dan badan air. Namun, dalam Raperda 2022 Jawa Barat, sebagian besar diubah menjadi kawasan pertanian dan permukiman, sehingga dampaknya adalah meningkatnya risiko banjir dan longsor,” terangnya.

Pemerintah menegaskan bahwa langkah penyegelan ini bukan sekadar simbolis, tetapi akan ditindaklanjuti dengan penyidikan dan proses hukum bagi pihak-pihak yang bertanggung jawab.

“Kami akan melakukan analisis detail terhadap penggunaan lahan dan tata ruang di kawasan hulu Ciliwung. Jaswita, misalnya, berada tepat di tengah aliran sungai, dan ini sangat berbahaya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Hanif mengungkapkan, bahwa dengan kondisi lanskap seperti saat ini, saat terjadi hujan deras, air langsung mengalir deras tanpa ada yang menahan. Pada banjir yang terjadi antara 28 Februari – 2 Maret 2025 curah hujan mencapai 247 mm yang jika dikalikan dengan luas segmen hulu 15.000 hektare menghasilkan aliran air sebanyak 35 juta meter kubik dalam waktu singkat.

“Jika tidak ada perbaikan, banjir akan semakin besar dan bisa menyebabkan kerugian hingga triliunan rupiah, serta korban jiwa yang tidak bisa kita biarkan terjadi lagi,” tegasnya.

Pemerintah juga akan mengkaji ulang tata ruang di kawasan ini dengan melibatkan Gubernur Jawa Barat, Gubernur DKI Jakarta, serta Menko Perekonomian. Pasalnya, sekitar 7.000 hektare lahan di kawasan ini masuk dalam kategori lahan kritis yang berdampak langsung pada banjir di wilayah Jakarta yang dihuni lebih dari 11,4 juta penduduk.

(Pandu)

Tags: Kawasan Puncak

Related Posts

Pos Terpadu Unik Bertema Aladin di Gadog, Kapolres: Disiapkan untuk Tempat Istirahat Pemudik
Suara Bogor

Pos Terpadu Unik Bertema Aladin di Gadog, Kapolres: Disiapkan untuk Tempat Istirahat Pemudik

March 12, 2026
Antisipasi “Serbuan” Wisatawan Lebaran, Polres Bogor Kerahkan 65 Supeltas di Jalur Puncak
Suara Bogor

Antisipasi “Serbuan” Wisatawan Lebaran, Polres Bogor Kerahkan 65 Supeltas di Jalur Puncak

March 12, 2026
Aksi Berbagi Takjil Karang Taruna Cileungsi: Merajut Kebersamaan di Bulan Suci Ramadan
Suara Bogor

Aksi Berbagi Takjil Karang Taruna Cileungsi: Merajut Kebersamaan di Bulan Suci Ramadan

March 12, 2026
Ketegangan Geopolitik Picu Kekhawatiran Energi, Polres Bogor Minta Warga Tak Panic Buying
Suara Bogor

Ketegangan Geopolitik Picu Kekhawatiran Energi, Polres Bogor Minta Warga Tak Panic Buying

March 12, 2026
Pemkab Bogor Cek Stadion Pakansari, Siap Digunakan untuk Salat Idul Fitri 2026
Suara Bogor

Pemkab Bogor Cek Stadion Pakansari, Siap Digunakan untuk Salat Idul Fitri 2026

March 12, 2026
Polres Bogor Siapkan 5.000 Personel Gabungan Amankan Jalur Mudik
Suara Bogor

Polres Bogor Siapkan 5.000 Personel Gabungan Amankan Jalur Mudik

March 12, 2026
Next Post
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Perintahkan Pembongkaran PT Jaswita di Puncak Bogor, Ubah Lahan Jadi Hutan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Perintahkan Pembongkaran PT Jaswita di Puncak Bogor, Ubah Lahan Jadi Hutan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Pos Terpadu Unik Bertema Aladin di Gadog, Kapolres: Disiapkan untuk Tempat Istirahat Pemudik
  • Antisipasi “Serbuan” Wisatawan Lebaran, Polres Bogor Kerahkan 65 Supeltas di Jalur Puncak
  • Aksi Berbagi Takjil Karang Taruna Cileungsi: Merajut Kebersamaan di Bulan Suci Ramadan
  • Ketegangan Geopolitik Picu Kekhawatiran Energi, Polres Bogor Minta Warga Tak Panic Buying

Newsletter

  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?