Megamendung, SuaraBotim.Com – Puluhan pelajar Pramuka diturunkan ke jalan untuk membantu pengaturan lalu lintas di kawasan Pos Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Selasa (30/12/2025).
Keterlibatan pelajar ini dilakukan untuk mendukung kelancaran arus kendaraan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di kawasan wisata Puncak.
Salah satu pelajar Pramuka, Agis Saputra, siswa kelas X SMK Terpadu Yapisa Megamendung, mengatakan kegiatan pengamanan lalu lintas tersebut telah berlangsung sejak 24 Desember 2025 dan akan berakhir pada 2 Januari 2026.
“Di wilayah Puncak ini kami bertugas dari tanggal 24 Desember 2025 sampai 2 Januari 2026. Kegiatan ini atas instruksi Kamabigus dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Bogor,” ujar Agis kepada SuaraBotim.Com.
Ia menjelaskan, keterlibatan sekolah dalam kegiatan ini disesuaikan dengan kesiapan masing-masing. Untuk SMK Terpadu Yapisa Megamendung, pihak sekolah mengirimkan sebanyak 34 pelajar Pramuka untuk membantu pengamanan lalu lintas.
“Kalau dari sekolah saya, SMK Terpadu Yapisa Megamendung, mengirim 34 orang. Tugasnya dibagi, jadi per hari sekitar 10 orang ditempatkan di setiap titik,” jelasnya.
Adapun tugas para pelajar Pramuka tersebut meliputi membantu mengatur lalu lintas serta menolong pejalan kaki saat hendak menyeberang jalan, khususnya di titik-titik rawan kepadatan kendaraan.
“Sebelum bertugas selalu ada apel pagi dan instruksi dari pemimpin. Ini bagian dari pengamalan Dasa Darma Pramuka poin ke-9, yaitu bertanggung jawab. Kami diamanahkan oleh pimpinan, jadi harus bertanggung jawab dengan tugas yang diberikan,” kata Agis.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bekal penting bagi masa depan para pelajar, terutama dalam melatih jiwa kepemimpinan dan kedisiplinan.
“Yang didapat tentu pengalaman dan pelatihan kepemimpinan. Pengalamannya cukup sulit, apalagi saat rekayasa lalu lintas one way, masih ada pengendara yang kurang mengikuti arahan,” ungkapnya.
Agis menambahkan, arus lalu lintas di kawasan Puncak pada awal penugasan terpantau belum terlalu padat. Namun, kepadatan mulai meningkat setelah perayaan Natal.
“Dari tanggal 24 awalnya belum begitu padat, tapi setelah Natal tanggal 25 dan seterusnya kendaraan yang melintas semakin ramai,” pungkasnya.
(Pandu)







