SUARABOTIM.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor harus menggelontorkan anggaran sebesar Rp200–300 juta setiap tahun untuk kebutuhan pemeliharaan rutin Stadion Pakansari, Cibinong.
Nilai tersebut digunakan untuk memastikan stadion tetap terawat dan dapat digunakan sebagai salah satu fasilitas olahraga kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, menjelaskan bahwa besaran anggaran pemeliharaan bersifat fluktuatif setiap tahun.
“Jadi anggaran pemeliharaan itu relatif, kadang ada kadang tidak. Namun dalam setahun kurang lebih ada sekitar Rp200–300 juta,” ujar Asnan kepada SuaraBotim.Com, Jumat (12/12/25).
Menurutnya, dana tersebut dipergunakan untuk berbagai kebutuhan teknis, mulai dari pemeliharaan rumput lapangan, perawatan fasilitas rutin, hingga biaya listrik dan operasional lainnya.
“Keperluannya untuk rumput, pemeliharaan rutin, seperti listrik dan lain-lain,” jelasnya.
Terkait rencana pemerintah pusat yang memasukkan Stadion Pakansari dalam daftar 20 stadion yang akan dikolaborasikan dengan Kementerian Koperasi dan UKM, Asnan menyebut, bahwa pihaknya terbuka terhadap kemungkinan kerja sama, termasuk dengan klub sepak bola profesional.
“Kalau diperlukan ada pengelolaan oleh pihak klub, bisa saja. Tapi saat ini kan belum ada, stadion baru sebatas menjadi home base. Pengelolaan tetap di Dispora,” ungkap dia.
Namun, Asnan juga menegaskan, bahwa peluang kerja sama dengan klub sepak bola selalu terbuka. Namun hingga kini, belum ada pihak klub yang secara resmi mengajukan proposal pengelolaan kepada Pemkab Bogor.
“Kami tidak menutup kemungkinan bekerja sama dengan klub, hanya saja saat ini belum ada yang mengajukan ke kami,” terangnya.
(Pandu)







