Cileungsi, SuaraBotim.Com – Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison mengungkapkan bahwa pria yang tertangkap mencopet saat acara akad massal KPR subsidi se-Indonesia di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupaten Bogor, ternyata bagian dari komplotan beranggotakan lima orang.
“Pelaku yang diduga mengaku sebagai wartawan ini tidak sendirian, ada lima orang termasuk dia. Tiga laki-laki dan dua perempuan. Mereka biasanya berangkat dari Bekasi lalu bertemu langsung di lokasi acara,” ujar Kompol Edison, kepada SuaraBotim.Com, Selasa (30/9/25).
Menurutnya, komplotan tersebut sering beraksi di berbagai wilayah, mulai dari Bogor, Bekasi, Jakarta, hingga Bundaran HI. Mereka kerap memanfaatkan keramaian saat acara car free day, konser artis di mal, maupun acara pejabat untuk melancarkan aksi pencopetan.
“Dari lima pelaku, baru satu yang berhasil ditangkap. Empat lainnya masih dalam penyelidikan. Berdasarkan rekaman CCTV, para pelaku biasanya bergerak sendiri-sendiri saat mencuri sehingga sulit dideteksi sebagai kelompok,” ungkapnya.
Kompol Edison menambahkan, pelaku yang tertangkap berdomisili di Bekasi dan berasal dari Banyumas. Untuk mengelabui warga, ia kadang berjualan air mineral saat lokasi sepi. Namun, jika keramaian besar terjadi, ia menggunakan kartu identitas wartawan palsu untuk bisa masuk ke area acara penting.
“Kalau di tempat biasa dia jualan air mineral, tapi sambil mencari kesempatan mencopet. Kalau di acara besar dan ramai, dia pakai ID wartawan bodong untuk masuk, baru melakukan aksinya,” jelas Edison.
Saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap empat pelaku lain yang diduga bagian dari jaringan pencopet tersebut.
(Pandu)







