Cibinong, SuaraBotim.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah mengkaji rencana penutupan total area Car Free Day (CFD) di Jalan Tegar Beriman.
Selain untuk memberikan ruang “hibernasi” bagi lingkungan, Pemkab juga menyiapkan bus listrik wara–wiri sebagai angkutan ramah lingkungan bagi masyarakat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menjelaskan bahwa penilaian dan respons masyarakat menjadi faktor utama dalam pengambilan keputusan.
Ajat menegaskan, bahwa kebijakan CFD harus memberikan manfaat langsung bagi warga dan Bupati Bogor menginginkan adanya “hibernasi” bagi alam dengan menutup total ruas jalan tersebut.
“Kawasan Tegar Beriman dinilai ideal karena memiliki banyak pohon dan ruang terbuka yang memungkinkan sirkulasi udara lebih baik,” ucapnya kepada SuaraBotim.Com, Selasa (11/11/25).
Selain itu, lanjut Ajat, aktivitas UMKM di area sekitar juga terbukti tetap berjalan dan menarik pengunjung.
“Dua poin itu sudah terpenuhi. Tinggal analisis lalu lintas. Kemarin kondisi lalu lintasnya cukup bagus. Kalau memang pola itu yang diinginkan, kami ingin semuanya ditutup termasuk jalur lambat supaya fungsi alam yang ingin istirahat itu bisa optimal,” kata Ajat.
Namun, Pemkab Bogor juga menyiapkan solusi berupa bus listrik wara–wiri untuk memudahkan mobilitas masyarakat tanpa mengganggu kualitas udara.
Nantinya akses kendaraan tetap dibuka dari sisi belakang kawasan, sementara area perkantoran tetap bisa dijangkau melalui rute tertentu.
“Tujuannya lingkungan bisa istirahat, oksigen yang kita dapat jauh lebih baik, ekonomi tetap berjalan. Hanya saja laporan analisis detailnya belum kami terima,” ucap Ajat.
Terlebih, Ajat menyebutkan, bahwa rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan dengan Polres Bogor. Pemkab akan memastikan seluruh keputusan diinformasikan jauh hari agar masyarakat dapat menyesuaikan diri.
“Kita baru diskusi. Nanti dibahas dengan Polres apakah memungkinkan. Harus ada pemberitahuan kepada masyarakat lebih awal, tidak boleh mendadak. Mudah-mudahan besok sudah ada kabar,” pungkasnya.
(Pandu)







