Thursday, June 11, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Hukum dan Kriminal

‎Diancam Dibacok, Ibu Korban Minta Perlindungan Polisi dalam Kasus Pelecehan Anak di Gunung Putri

by Arsyit Syarifudin
April 15, 2026
in Hukum dan Kriminal
0
‎Diancam Dibacok, Ibu Korban Minta Perlindungan Polisi dalam Kasus Pelecehan Anak di Gunung Putri
Share on FacebookShare on Twitter

READ ALSO

Polres Bogor Terjunkan Tim K9 Mabes Polri untuk Buru Anjing Pemburu yang Lepas di Jasinga

Polisi Tetapkan Y Pemilik Anjing Pemburu sebagai Tersangka Kasus Tewasnya Bocah di Jasinga Bogor

‎SUARABOTIM.COM – Pelapor sekaligus ibu kandung korban, Yuliana (42), meminta perlindungan kepada pihak kepolisian terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh ayah tiri berinisial I (43) terhadap anaknya Y (15) di wilayah Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
‎
‎Yuliana mengungkapkan, dirinya bersama korban telah memenuhi panggilan Polres Bogor untuk menjalani pemeriksaan. Dalam pemeriksaan tersebut, korban dimintai keterangan secara rinci oleh penyidik dan diminta menceritakan seluruh kejadian yang dialaminya.
‎
‎“Saya sebagai pelapor dan anak saya sebagai korban dipanggil ke Polres Bogor untuk diwawancarai. Anak saya diminta menceritakan semua kejadian,” ujar Yuliana, Rabu (15/4/2026)
‎
‎Ia menjelaskan, penyidik juga akan memanggil terduga pelaku serta saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Namun, Yuliana mengaku khawatir karena pelaku hingga kini masih berada di luar dan belum diamankan.
‎
‎“Penyidik menyampaikan pelaku akan diwawancara. Tapi saya khawatir kalau di luar ada ancaman dari pelaku,” katanya.
‎
‎Menurut Yuliana, kasus ini pertama kali terungkap sekitar pekan lalu saat korban menceritakan dugaan pelecehan yang dialaminya kepada keluarga di rumah.
‎
‎Ia mengaku, sempat memergoki satu kejadian di rumah kontrakan saat korban diduga hendak dipaksa oleh pelaku.
‎
‎“Saya melihat langsung satu kejadian di kontrakan, saat itu anak saya hampir dipaksa. Untuk kejadian lainnya saya tidak mengetahui,” ungkapnya.
‎
‎Ia juga menyebut, dugaan tindakan tersebut tidak hanya dialami oleh Y (15), tetapi juga adiknya. Namun, adik korban PN (13) melakukan perlawanan sehingga diduga mengalami kekerasan fisik dan ancaman.
‎
‎“Adiknya sempat melawan, tetapi justru dipukul, ditendang, bahkan diancam akan dibacok,” jelasnya.
‎
‎Berdasarkan pengakuan korban Y (15), dugaan pelecehan tersebut telah berlangsung sejak korban duduk di bangku kelas 1 SMP hingga saat ini dan terjadi berulang kali.
‎
‎“Korban mengaku sudah sekitar tujuh kali mengalami kejadian tersebut,” katanya.
‎
‎Selain itu, korban juga sempat mengeluhkan rasa sakit saat buang air kecil, sebagaimana disampaikan saat pemeriksaan oleh penyidik.
‎
‎Yuliana turut mengungkapkan bahwa dirinya juga pernah mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh terduga pelaku. Namun, ia memilih tidak melaporkan kejadian tersebut dan hanya fokus pada kasus yang dialami anaknya.
‎
‎“Saya pernah mengalami KDRT, tapi tidak saya laporkan. Saya fokus pada kasus anak saya,” ujarnya.
‎
‎Yuliana mengaku, saat ini anaknya Y (15) mengalami trauma. Ia mengatakan, korban dilarang bertemu dengan ayah tirinya selama pemulihan trauma.
‎
‎“Penyidik bilang kalau anak saya ga boleh ketemu sama ayah tirinya dulu. Katanya trauma,” jelasnya.
‎
‎Yuliana berharap, agar pelaku cepat ditangkap agar keluarganya merasa aman dan korban tidak meluas.
‎
‎“Saya berharap pelaku cepat ketangkap, karena pelaku juga masih berkeliaran kan. Saya takut diancam, saya buat laporan ini juga diam-diam agar ga ketahuan dia,” tutupnya.
‎
‎Sementara, Sementara, Kepala Satuan (Kasat) Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO) Polres Bogor, AKP Silfi Adi Putri mengatakan, keluarga korban jika merasa terancam dengan diduga pelaku bisa memohon kepada lembaga perlindungan saksi dan korban (LPSK).
‎
‎“Ini kalau terkait masalah korban, perlindungan, itu kan ada yang namanya LPSK. Kalau dari kami kepolisian sendiri, selama proses ini masih berjalan, proses selidiknya, nanti paling sekali coba koordinasi sama kewilayahan setempat, yaitu polisi desa, untuk bantu monitoring aja di wilayah,” tutupnya.
‎
‎
‎(Pandu)

Tags: AKP Silfi Adi PutriGunung PutriKDRTLPSKPelecehan AnakPolres Bogor

Related Posts

Polres Bogor Terjunkan Tim K9 Mabes Polri untuk Buru Anjing Pemburu yang Lepas di Jasinga
Hukum dan Kriminal

Polres Bogor Terjunkan Tim K9 Mabes Polri untuk Buru Anjing Pemburu yang Lepas di Jasinga

June 11, 2026
Polisi Tetapkan Y Pemilik Anjing Pemburu sebagai Tersangka Kasus Tewasnya Bocah di Jasinga Bogor
Hukum dan Kriminal

Polisi Tetapkan Y Pemilik Anjing Pemburu sebagai Tersangka Kasus Tewasnya Bocah di Jasinga Bogor

June 9, 2026
Polisi Ungkap Kronologi Bocah Tewas Diterkam Anjing Pemburu di Jasinga
Hukum dan Kriminal

Polisi Ungkap Kronologi Bocah Tewas Diterkam Anjing Pemburu di Jasinga

June 9, 2026
Ayah Bocah Korban Serangan Anjing Pemburu di Jasinga Minta Pelaku Dihukum Sesuai Hukum yang Berlaku
Hukum dan Kriminal

Ayah Bocah Korban Serangan Anjing Pemburu di Jasinga Minta Pelaku Dihukum Sesuai Hukum yang Berlaku

June 8, 2026
Bocah di Jasinga Bogor Tewas Diduga Diserang Empat Anjing Pemburu, Polisi Amankan 50 Ekor Anjing
Hukum dan Kriminal

Bocah di Jasinga Bogor Tewas Diduga Diserang Empat Anjing Pemburu, Polisi Amankan 50 Ekor Anjing

June 8, 2026
Sempat Kabur, Curanmor di Cibinong Dibekuk Polisi di Jaksel
Hukum dan Kriminal

Sempat Kabur, Curanmor di Cibinong Dibekuk Polisi di Jaksel

June 8, 2026
Next Post
Berantas Pungli, Pemkab dan Polres Bogor Bentuk Tim Khusus

Berantas Pungli, Pemkab dan Polres Bogor Bentuk Tim Khusus

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • ‎Las Listrik Picu Kebakaran Gudang Rongsok di Sentul ‎
  • Nongkrong Ala Coffee Shop Estetik, Warkop Agam Medan Hadir di Dramaga
  • Bappenda Kabupaten Bogor Perkuat Peran Desa dalam Pendataan Pajak, Targetkan Pendapatan Daerah Meningkat
  • Polres Bogor Terjunkan Tim K9 Mabes Polri untuk Buru Anjing Pemburu yang Lepas di Jasinga
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?