Cileungsi, SuaraBotim.com — Aksi pecah kaca mobil kembali terjadi di Permata Cibubur, Kecamatan Cileungsi, pada Minggu (23/11/25) malam. Polsek Cileungsi saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif terkait insiden tersebut dan memastikan laporan telah diterima.
Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison menjelaskan, peristiwa pecah kaca diduga terjadi saat warga tengah berkerumun pada penangkapan pelaku pembobolan toko di lokasi berdekatan.
“Ketika ramai-ramai itu, semua terfokus kepada pelaku. Nah, itulah kesempatan pelaku lain untuk melakukan pecah kaca,” ujar Kompol Edison kepada SuaraBotim.Com, Senin (24/11/25).
Ia menjelaskan, bahwa saat pihak kepolisian mengamankan pelaku pembobolan toko dan membawanya ke Mako serta rumah sakit, muncul laporan baru terkait pecah kaca lainnya yang berada tak jauh dari lokasi.
“Begitu kami di jalan, ada kesempatan bagi pelaku lain untuk melakukan itu. Tapi pelaku pecah kaca yang ini belum diketahui. Tadi malam kami terima laporan dan baru akan cek CCTV-nya,” ungkapnya.
Dalam kejadian tersebut, korban dilaporkan kehilangan dua tas, uang tunai sebesar Rp100 ribu, laptop, SIM, STNK, KTP, serta sejumlah data pribadi lainnya.
“Laporan tadi malam langsung dibuat di sini. Sementara malam itu dibuat laporan kehilangan dulu, dan besok korban akan kembali ke kantor polisi untuk membuat laporan resmi,” jelasnya.
Peristiwa ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, setelah situasi penangkapan pelaku pertama mereda di sekitar pukul 19.00 WIB.
“Itu memang dimanfaatkan sebagai kesempatan. Saat kami fokus mengamankan pelaku pembobolan ruko, orang lain justru memanfaatkan keadaan untuk melakukan pecah kaca,” tegasnya.
Polisi kini tengah memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi guna mengidentifikasi pelaku dan mengungkap motif kejahatan tersebut.
(Pandu)







