Friday, April 17, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Hukum dan Kriminal

Krisis Legitimasi Lembaga Negara Picu Gelombang Aksi Publik

by Arsyit Syarifudin
September 3, 2025
in Hukum dan Kriminal
0
Krisis Legitimasi Lembaga Negara Picu Gelombang Aksi Publik
Share on FacebookShare on Twitter

Cibinong, SuaraBotim.Com – Pengamat kebijakan publik, Yusfitriadi, menilai gelombang aksi unjuk rasa yang terjadi di berbagai daerah merupakan wujud kemarahan masyarakat atas sejumlah permasalahan mendasar.

Menurutnya, kondisi ini telah memicu krisis legitimasi terhadap lembaga negara, khususnya DPR dan aparat penegak hukum.

READ ALSO

‎Polsek Rumpin Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Desa Rumpin, Ratusan Butir Disita

‎Diancam Dibacok, Ibu Korban Minta Perlindungan Polisi dalam Kasus Pelecehan Anak di Gunung Putri

“Kita prihatin dengan situasi seperti ini, apalagi dengan banyaknya korban berjatuhan. Gas air mata sampai masuk ke kampus, itu memancing kemarahan publik,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Rabu (3/9/25).

“Menyampaikan aspirasi adalah hak kedaulatan rakyat, namun jika aspirasi tidak tersampaikan secara langsung, perpecahan bisa terjadi. Kita harus tetap kritis, tapi aksi anarkis tidak bisa ditoleransi,” sambungnya.

Yusfitriadi menyebut, ada tiga akar masalah utama yang menjadi pemicu aksi besar-besaran di berbagai daerah, yang pertama kebijakan yang tidak pro rakyat.

Pertama, ia menyoroti sejumlah kebijakan DPR yang dinilai tidak transparan, seperti pengesahan undang-undang secara diam-diam serta inkonsistensi dalam menjalankan efisiensi anggaran.

“Publik kecewa ketika wakil rakyat berbicara soal efisiensi, tapi masih menambah struktur kementerian atau melakukan kunjungan kerja ke luar negeri tanpa hasil nyata,” ujarnya.

Kemudian, yang kedua, Kebijakan tunjangan rumah DPR. Menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan ketidakpekaan wakil rakyat terhadap penderitaan masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

Setelah itu, yang ketiga, sikap represif aparat. Tindakan aparat yang dianggap berlebihan dalam menghadapi demonstrasi dinilai justru memperkeruh keadaan dan menambah ketidakpercayaan publik.

Lebih lanjut, Yusfitriadi melihat adanya empat lapisan dalam aksi massa yang terjadi belakangan ini.

“Seperti mahasiswa yang bergerak dengan nalar kritis akibat akumulasi masalah, guru dan tenaga pendidik yang ikut turun dengan orientasi berbeda, kelompok ojek online yang menuntut keadilan kasus tertentu dan pelajar serta kelompok gelap yang ditengarai menyusup dan memicu kericuhan, seperti pembakaran Gedung DPRD Makassar oleh orang berpakaian hitam,” paparnya.

“Di media sosial ada yang pura-pura pakai atribut ojol, padahal itu bagian dari skenario tertentu. Kita tidak bisa serta-merta menuding aksi mahasiswa anarkis, karena banyak provokator yang menyusup,” jelasnya.

Terlebih, dirinya menegaskan, dampak terbesar dari kondisi ini adalah krisis legitimasi dan krisis kepercayaan publik terhadap lembaga negara.

“Fenomena seperti flexing kemewahan oleh anggota DPR, baik itu Sahroni, Eko, Nafa maupun publik figur seperti Uya Kuya, menambah rasa jijik masyarakat. Itu memicu ketidakpercayaan publik,” katanya.

Ia pun mengingatkan para wakil rakyat agar lebih menunjukkan empati, bukan justru memamerkan gaya hidup mewah.

“Ini pelajaran penting untuk parlemen. Berikanlah empati kepada rakyat. Aparat juga harus melindungi, bukan menindas. Dengan begitu, masyarakat bisa menilai apakah lima tahun ke depan DPR layak dipilih kembali atau tidak,” pungkasnya.

(Pandu)

Tags: Aksi Unjuk RasaAparat RepresifDPRKebijakan PublikKrisis LegitimasiPolitik IndonesiaProtes MasyarakatYusfitriadi

Related Posts

‎Polsek Rumpin Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Desa Rumpin, Ratusan Butir Disita
Hukum dan Kriminal

‎Polsek Rumpin Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Desa Rumpin, Ratusan Butir Disita

April 16, 2026
‎Diancam Dibacok, Ibu Korban Minta Perlindungan Polisi dalam Kasus Pelecehan Anak di Gunung Putri
Hukum dan Kriminal

‎Diancam Dibacok, Ibu Korban Minta Perlindungan Polisi dalam Kasus Pelecehan Anak di Gunung Putri

April 15, 2026
‎Polsek Babakan Madang Ringkus Bandar Obat Terlarang, Sita Ribuan Butir Pil
Hukum dan Kriminal

‎Polsek Babakan Madang Ringkus Bandar Obat Terlarang, Sita Ribuan Butir Pil

April 15, 2026
Surat dari Inspektorat Masuk, Polres Bogor Mulai Selidiki Dugaan Jual Beli Jabatan
Hukum dan Kriminal

Surat dari Inspektorat Masuk, Polres Bogor Mulai Selidiki Dugaan Jual Beli Jabatan

April 15, 2026
DLH Segel TPS Ilegal di Cileungsi, Pengelola Terancam Sanksi Denda Hingga Pidana
Hukum dan Kriminal

DLH Segel TPS Ilegal di Cileungsi, Pengelola Terancam Sanksi Denda Hingga Pidana

April 15, 2026
Terbesar di Indonesia! Pemkab Bogor Lantik 9.687 PPPK Paruh Waktu
Hukum dan Kriminal

Hasil Audit Jual Beli Jabatan Keluar, 4 PNS Terindikasi Langgar Aturan

April 14, 2026
Next Post
Kumpul dengan Komunitas Ojol, Dedie–Jenal Bahas Banyak Hal

Kumpul dengan Komunitas Ojol, Dedie–Jenal Bahas Banyak Hal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Jembatan Penghubung di Tanjungsari Bogor Amblas Diterjang Longsor, Akses Warga Lumpuh
  • ‎Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan ‎
  • ‎KP2C dan AIM Analytics Malaysia Luncurkan Sistem Peringatan Dini Banjir Berbasis IoT di Sungai Cileungsi-Cikeas
  • ‎Dedi Mulyadi Resmikan Gedung Baru SMAN 3 Jonggol
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?